www.tirastimes.com
Selasa, 14 08 2018
 
Sastrawan Riau dan Papua Beri Motivasi Menulis bagi Siswa Dua SMA di Papua
Selasa, 08-05-2018 - 21:43:26 WIB
Vonny, Tutin, Fakhrunnas, SMA Gabungan dan siswa
TERKAIT:
 
  • Sastrawan Riau dan Papua Beri Motivasi Menulis bagi Siswa Dua SMA di Papua
  •  

     JAYAPURA-TIRASTIMES: Dua sastrawan masing-masing Fakhrunnas MA Jabbar dari Riau  dan Vonny Aronggear dari Papua tampil memberikan ceramah sastra yang berisi motivasi menulis bagi para siswa dua SMA di Jayapura, Papua.

    Kedua SMA tersebut masing-masing SMA Gabungan, sebuah SMA tertua di Jayapura yang memiliki sejumlah alumni tokoh ternama diantaranya Ani Yudhoyono, Freddy Numberi dan Basuki Hadimulyo (Menteri PUPR). Fakhrunnas yang didampingi isteri, Hj. Tutin Apriyani berada di Jayapura dalam rangkaian Safari Sastra di Papua.

    Fakhrunnas MA Jabbar dalam ceramahnya menyampaikan para siswa dan generasi muda di Papua harus mampu menulis karena hampir semua aspek kehidupan tak bisa lepas dari tradisi menulis. Apalagi memiliki kemampuan menulis sastra dapat memberikan pencerahan pada kehidupan sekaligus mencerdaskan kehidupan bangsa.

    Dikatakan, profesi sastrawan sebenarnya tak kalah dengan profesi-profesi lain karena profesi ini bila ditekuni dan dijalani secara sungguh-sungguh bisa menghasilkan nilai ekonomi dan berdampak pada kehidupan sosial-budaya sehari-hari.

    ''Pengalaman saya dulu semasa kuliah, pernah membiayai uang kuliah untuk tiga semester dari honorarium tulisan di suratkabar dan majalah. Begitu pula, saya pernah beli sepeda motor meskipun bekas dengan honor tulisan. Lebih dari itu, karena bersastra dan menerbitkan sekitar 15 buku sastra (puisi, cerpen, biografi), saya pernah diundang dua kali tahun 2014 dan 2015  menjadi pemakalah, baca puisi dan dosen tamu di Prancis. Pada tahun 2015 pula saya ikut dalam Tim Kesenian Riau yang tampil baca puisi di Swiss.'" ucap Fakhrunnas.

    Menurut Fakhrunnas, semua siswa termasuk para siswa berpeluang untuk mengikuti jejaknya dalam meraih sukses di dunia sastra. Oleh sebab itu, para siswa harus menumbuhkan minat membaca buku-buku di perpustakaan dan dimana saja agar selanjutnya memiliki modal yang besar untuk menulis.

    Fakhrunnas berpesan, apabila ada siswa yang ingin jadi sastrawan dapat memulainya secara otodidak atau ikut dalam sanggar atau komunitas sastra. Selanjutnya karya tulis tersebut dapat ditelaah oleh guru atau pembina dan langsung dipublikasi di media penerbitan atau media sosial.

    ''Untuk menjadi populer atau terkenal sebagai penulis di era digital tak begitu sulit. Sebab semua orang bisa bebas mempublikasikan tulisannya di media sosial,'" kata kandidat doktor komunikasi ini.

    Sementara sastrawan Vonny Aronggear mengemukakan, dirinya bersama sastrawan Igir Alkatiri sudah mendirikan Komunitas 'Piloma Aksara' yang secara terbuka menerima para peminat untuk mengikuti pelatihan-pelatihan sastra.

    ''Meskipun sanggar kami masih baru, tapi sudah menghasilkan sejumlah sastrawan angkatan muda yang berkarya. Karya mereka dihimpun dalam beberapa buku antologi sastra,'" ucap penyair perempuan pertama di Papua ini.

    Melalui sastra, kata Vonny, dirinya bisa keliling Indonesia karena diundang dalam berbagai iven sastra yang sangat beragam.

    ''Seperti dibuktikan Pak Fakhrunnas berkat sastra bisa berkeling dunia. Jangan pernah ragu untuk berkecimpungan dalam dunia sastra,'' kata Vonny.

    Di SMA Gabungan dan SMAN 2 Jayapura, Fakhrunnas menghadiahkan dua buku karyanya masing-masing buku cerpen 'Lembayung Pagi, 30 Tahun Kemudian' dan buku puisi 'Airmata Musim Gugur' untuk perpustakaan sekolah. Penyerahan buku untuk SMA Gabungan diterima oleh guru bahasa Indonesia yang diteruskan kepada  Kepala SMA Gabungan, Sandra Titihalawa. Sedangkan di SMAN 2 diterima oleh Wakil Kepsek  Basuki Rahman disaksikan guru Bahasa Indonesia, Ika Kartika. Turut hadir dalam kegiatan tersebut dua orang alumni SMA Gabungan tahun 1998 masing-masing  Natalia Patipeme dan
    Mariana Waer. (fs)



     
    Berita Lainnya :
  • Sastrawan Riau dan Papua Beri Motivasi Menulis bagi Siswa Dua SMA di Papua
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Dikukuhkan Tak Lama Lagi
    Pengurus ‘Satupena’ Diumumkan, Banyak Tokoh Ternama
    2 506 Pegawai Pensiun, Pemprov Riau akan Terima 375 CPNS
    3 Bulan Puasa Semua Aktivitas ASN Berjalan Lancar
    4 Sepuluh Sastrawan ‘Napak Tilas’ Melayu Champa Sepekan di Vietnam
    5 Menguak Motif di Balik Tewasnya Pegawai BNN di Bogor
    6 PT RAPP Gelar Buka Bersama Para Stakeholder.
    PT RAPP Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat dan Lingkungan
    7 Polantas Berikan E-Tilang
    Puluhan Kendaraan Terjaring Razia
    8 Kampar Siap Dukung Bupati Siak Membangun Riau Lebih Maju
    9 Sosok Rektor UIR periode 2017-2021
    Prof. Syafrinaldi, Pribadi Bersahaja yang Mengukir Banyak Prestasi
    10 Mengapa Muslim Rohingya Dibantai Militer Myanmar? Ini Akar Persoalannya.
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved