www.tirastimes.com
Rabu, 14 November 2018
 
Temu Sastra Serumpun 'Banda Naira' Resmi Dibuka, Menyongsong Temu Sastra Dunia 2019
Selasa, 23-10-2018 - 22:49:08 WIB
Ki-ka:  Sarila, Free, Aksan dan suasana pembukaan
TERKAIT:
 
  • Temu Sastra Serumpun 'Banda Naira' Resmi Dibuka, Menyongsong Temu Sastra Dunia 2019
  •  

    BANDA NAIRA-TIRASTIMES: Perhelatan Temu Sastra Serumpun 'Banda Fiesta 2018', Selasa malam (23/10) resmi dibuka. Puluhan sastrawan dari lima negara, Indonesia, Singapura, Malaysia, Singapura , Thailand dan Brunei Darussalam dan para undangan turut hadir termasuk Advisor PSBNS, Dr. Malim Ghozali. Acara dibuka oleh Kepala Dikbud Provinsi Maluku Tengah, Prof. Dr. Aksan Tuasikal mewakili Bupati Malteng.

    Para sastrawan Asia Tenggara yang ambil bagian dalam acara ini adalah Yatiman Yusof dan Rohani Din (Singapura), Dr. Malim Ghozali dan Hisyam (Malaysia), Dr. Nik Rakib (Thailand), Prof. Dr. Ampuan Berahim Tengah, Muhammad (Brunei Darussalam). Sedangkan Indonesia diwakili oleh Dr. Husnu Abadi, Fakhrunnas MA Jabbar, Yeyen Kiram, Uki Bayu Sejati, Wahjudi Djaja, Herman Syahara, Moh. Rois, Sari Narulita, Shinta Miranda, dan lain-lain.

    Dr. Free Hearty, Ketua PSBNS selaku panitia mengungkapkan rasa bahagianya atas terselenggaranya acara temu sastra tersebut. Sesuai tems yang sudah ditetapkan, acara ini merupakan cikdl bakal digelarnya Temu Sastra Dunia tahun 2019 yang akan diikuti lebih dari 20 negara berbagai belahan dunia.

    ''Acara 'Banda Fiesta 2018' ini selain menjadi ajang pertemuan para sastrawan kawasan Asia Tenggara juga dapat mengenal lebih dekat daerah Banda Naira yang terkenal dalam sejarah Indonesia. Para sastrawan dan wartawan yang turut serta dalam acara ini sepulang dari sini akan menulis berbagak aspek tentang Banda Naira '' kata sastrawan yang akrab dipanggil 'Bundo Free' ini.

    Sehabis acara ini, akan diterbitkan Antologj Puisi 'Pesona Banda Neira' yang memuat ratusan puisi para sastrawan.

    Selama di Banda Naira, kata Free, para sastrawan akan memberikan pelatihan sastra dan seni pertunjukan dan berdiskusi dalam seminaf yang diikuti para mshasiswa, siswa dan peminat sastra.

    Sementara Kadisdikbud Malteng  Prof. Dr. Aksan Tuasikal menyambut baik kedatangan para sastrawan lima negara. Sekaligus siap menjadi tuan rumah Temh Sastra Dunia tahun depan.

    ''Jangankan 20 negara, bahkan kami siap menyambut kedatangan para sastrawan dunia dari 50 negara. Inilah kesempatan dunia melihat langsung keberadaan Banda Naira yang sudah diakui Unesco sebagai Warisan Budaya Dunia,' ucap Aksan Tuasikal bersemangat.

    Camat Banda, Kadir Sarila dalam sambutannya mengungkapkan kegembiraannya atas digelarnya acara tersebut di daerslahnya.

    'Sungguh luar biasa sastrawan lima negara berada di sini. Ini bisa memberi pembelajaran bagi anak-anak dan masyarakat Banda Naira yang baru pertamakali diselenggarakan. Untuk masa mendatang diharapkan dapat
    terus dilanjutkan dengan menambah jumlah negara peserta,'' kata Camat Banda Naira ini.

    Seperti diberitakan  acara "Banda Fiesta 2018",  selain memberi kesempstan bagi peserta  menghayati kearifan lokal Banda Neira, peserta juga akan diikutkan di dalam pelatihan  teater dan  penulisan sastra yang diampu oleh Jose Rizal Manua, Uki Bayu Sedjati, Sari Narulita, Shinta Miranda, Herman Syahara, dan Wahjudi Djaja.

    Selain pelatihan, juga digelar   seminar dan diskusi dengan tema “Dunia Sastra dan Sastra Dunia.'' (IM)




     
    Berita Lainnya :
  • Temu Sastra Serumpun 'Banda Naira' Resmi Dibuka, Menyongsong Temu Sastra Dunia 2019
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Dikukuhkan Tak Lama Lagi
    Pengurus ‘Satupena’ Diumumkan, Banyak Tokoh Ternama
    2 Pemko Pekanbaru Usulkan 182 Keluarga Miskin Terima Bantuan Pusat
    3 Bulan Puasa Semua Aktivitas ASN Berjalan Lancar
    4 506 Pegawai Pensiun, Pemprov Riau akan Terima 375 CPNS
    5 Sepuluh Sastrawan ‘Napak Tilas’ Melayu Champa Sepekan di Vietnam
    6 Menguak Motif di Balik Tewasnya Pegawai BNN di Bogor
    7 PT RAPP Gelar Buka Bersama Para Stakeholder.
    PT RAPP Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat dan Lingkungan
    8 Polantas Berikan E-Tilang
    Puluhan Kendaraan Terjaring Razia
    9 Sosok Rektor UIR periode 2017-2021
    Prof. Syafrinaldi, Pribadi Bersahaja yang Mengukir Banyak Prestasi
    10 Kampar Siap Dukung Bupati Siak Membangun Riau Lebih Maju
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved