www.tirastimes.com
Senin, 22 April 2019
 
Penyair Fakhrunnas Tampil Baca Puisi
Festival Puisi dan Lagu Rakyat (Pulara) 2018 Diawali Baca Puisi dan Berwisata di Gua Tempurung
Kamis, 29-11-2018 - 23:15:06 WIB
Malim, Ibrahim, Fakhrunnas dan peserra Pulara
TERKAIT:
 
  • Festival Puisi dan Lagu Rakyat (Pulara) 2018 Diawali Baca Puisi dan Berwisata di Gua Tempurung
  •  

    IPOH PERAK-TIRASTIMES: Kegiatan Festival Puisi dan Lagu Rakyat Antarabangsa (Pulara) ke  tahun 2018 diawali dengan kegiatan berwisata di Gua Tempurung yang unik dan  fenomenal.  Kemudian puluhan sastrawan belahan dunia itu berhimpun di Kampung  Kariyawan Malim untuk baca puisi.

    Pengarah Pulara 9, Dr. Malim Gazali, PK dalam kata alu-aluannya di depan para penyair dan pemusik mengatakan Pulara telah memasuki tahhn kesembilan yang terasa semakin ramai diikuti oleh para penyair dan pemusik mancanegara. Tak salah bila Pulara kali ini mengambil tema 'Pulara Mendunua '

    ''Pulara sejak semula diadakan untuk menjalin hubungan silaturahim para penyair dari berbagai negara. Sekaligus membangkitkan kegairagan berpuisi dan bermusik sebagai bagian kontribusi membangun peradaban dan dunia intelektual,'' Malim dalsm bahasa Inggris yang fasih.

    Turut memberikan sambutan selamat datang, Orang Besar Jajahan (OBJ) Kampar, Dato' Abdul Mutalib yang hadir bersama istri dan Ahli Parlemen Gopeng Kampar, Ahmad  Tarmizi.

    Di panggung Kampung Kariyawan Malim milik Malim Ghozali tersebut secara bergiliran para penyair dan pemusik tampil menyajikan atraksi baca puisi dan penampilan musik san nyanyian. Acara ini dipandu oleh penyair Malaysia, Dr. Ibrahim Gafar bersama dua  pembawa acara yang lain.

    Penyair asal Riau, Fakhrunnas MA Jabbar didaulat tampil mrmbacakan puisi bertajuk 'Padamu, Aku Pulang Ibu.' Sementara penyair Husnu Abadi dijadwalkan tampil hari Jumat. Selain itu, sejumlah penyair Indonesia tampak hadir antara lain Dr. Free Hearthy, Shinta Miranda, Nuning, Herman Syahara, Wahjudi dan Dr. Sunu Wasono.

    Tak kurang belasan penyair dan pemusik yang menujukkan kebolehannya. Di antaranya Thomas dari Inggris yang menyanyi sambil memainkan gitar. Selain itu ada pula penyair Risma dari India, Herman Mutiara dari Singapura dan penanpil dari Turki, Tunisia, Malaysia, dan negara lainnya.

    Di hari pertama, tim kesenian dari Binjai, Sumut juga sudah
    tampil dengan tarian aan nyanyian yang disaksikan para peserta dan pelajar di Ipoh, Perak.

    Sebelum acara baca puisi, para peserta diajak mengunjungi Gua Tempurung yang sangat terkenal dan unik dengan keindahan stalaktit dan stalakmit yang indah. Ada pula peserta menikmati rafting menyusuri Sungai Kampar di Ipoh.

    Sehari sebelumnya, pada malam pertama para peserta diajak mengunjungi Pasar Mslam (Night Market) untuk santap malam dengan berbagai pilihan kuliner yang khas dan beragam.

    Pulara ke 9 diikuti oleh para seniman, sastrawan dan pemusik berjumlah seratus orang  lebih berasal dari belasan  negara di antaranya Brunei, China, Singapura, Korea Selatan, Turki, Indonesia, Amerika Serikat, Prancis.  Belanda, Tunisiadan sebagainya. (nas)




     
    Berita Lainnya :
  • Festival Puisi dan Lagu Rakyat (Pulara) 2018 Diawali Baca Puisi dan Berwisata di Gua Tempurung
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Ikatan Mahasiswa Siak di Jogja Komit Promosikan Budaya Daerah
    2 Meriahnya Kampung Toga dari Mempura
    3 Gubri jadi Tamu Istimewa di MTQ Ke XVII Kecamatan Tualang
    4 Pompong Tenggelam di Rohul, 1 Penumpang Tewas
    5 292 CJH Pekanbaru Belum Lunasi BPIH Tahap Pertama
    6 Jelang Pemilu Serentak 2019, ASN Harus Netral
    7 Tujuh Kali Raih Predikat WTP, Siak jadi Contoh Bagi SPI-PTN
    8 Wawako Nyoblos Bersama Keluarga
    9 Di Daerah Ini, Merokok Sembarangan Bakal Didenda Rp 5 Juta
    10 Bawaslu Temukan Ribuan Surat Suara Rusak
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved