www.tirastimes.com
Selasa, 11 Desember 2018
 
Lima Penyair Indonesia Tampil Baca Puisi
Malam Penutupan Pulara 9 Ditandai dengan Musik dan Baca Puisi
Minggu, 02-12-2018 - 01:05:53 WIB
Malim Ghozali (tengsh) dan pembaca puisi serta peserta
TERKAIT:
 
  • Malam Penutupan Pulara 9 Ditandai dengan Musik dan Baca Puisi
  •  

    IPOH- TIRASTIMES: Malam penutupan Pulara 9, Sabtu malam (1/12) secara resmi ditutup oleh Pengerusi Jawatan Kuasa   Pelancongan Negeri Perak, Tan Kar Hing dan penyampaian  laporan oleh Pengarah Pulara 9, Malim Ghozali, PK.

    YB Tan Kar Hing dalam pidato penutupan kegiatan Pulara sangat bermanfaat dalam kemajuan Negeri Perak terutama di bidang bahasa dan seni budaya. Oleh sebab itu, pihak pemerintah berklmitmen akan membantu kegiatan Pulara di masa-masa mendatang.

    Sementara Pengarah Pulara 9, Malim Ghozali PK melaporkan rangkaian kegiatan Pulara yang berlangsung sejak 28 November hingga 2 Desember 2018 telah berjalan dengan lancar dan baik.

    Malam penutupan ini ditandai pula  dengan penampilan musik dan pembacaan puisi para penyair dan musisi sejumlah negara. Para penyair Indonesia yang tampil adalah Fakhrunnas MA Jabbar, Free Hearthy, Herman Syahara, Sunu Wasono dan  Wahjudi Djaja. Sementara Husnu Abadi sudah tampil di acara puncak pembukaan seminar yang dihadiri Menteri Besar Perak Dato' Seri Ahmad Faizal.

    Sedangkan penyair negara lain yamg juga rampil yakni  Sumadi Sakawi (Singapura), Fsthma (Tunisia), Raja Rajeswari, Mawar Marzuki, Arina, Onn Abdullah, Ismail Kasan, Azizah MDS, Usman Ibrahim, Moh. Razali Yusuf, Rismawati Shaary (semuanya Malaysia), dan Amitha Sen (India).

    Penyair Indonesia asal Riau, Fakhrunnas MA Jabbar membacakan puisi Riau Extravaganza yang diiringi dengan bunyian gendang oleh Firdaus dari Malaysia. Sedangkan Herman Syahara tampil dengan puisi bertema lingkungan atau sampah yang mengenakan kostum berselubung plastik sambil menyeret untaian plastik ke panggung.

    Pada acara yang sama, tampil musik dan musikalisasi puisi oleh sejumlah kelompok dan perorangan. Mereka adalah penyanyi Guntur, SK Kepala Batas, Mamo SK Hasmy, Yuszailan, Herman Mutiara (Singapura), Band Seri Banang dan DNA (Dynamic New Art) yang membawakan puisi karys Malim Ghozali PK, dan Bochi dari Indonesia.

    Pada hari yang sama, para penyair diajak berkunjung di kawasan rimba eko-wisata Lata Kinjang, yang terkenal dengan air terjunnya. Di tempat itu, para penyair berkesempatan pula tampil baca puisi secara bergantian. (nas)




     
    Berita Lainnya :
  • Malam Penutupan Pulara 9 Ditandai dengan Musik dan Baca Puisi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Dikukuhkan Tak Lama Lagi
    Pengurus ‘Satupena’ Diumumkan, Banyak Tokoh Ternama
    2 Pemko Pekanbaru Usulkan 182 Keluarga Miskin Terima Bantuan Pusat
    3 Bulan Puasa Semua Aktivitas ASN Berjalan Lancar
    4 506 Pegawai Pensiun, Pemprov Riau akan Terima 375 CPNS
    5 Sepuluh Sastrawan ‘Napak Tilas’ Melayu Champa Sepekan di Vietnam
    6 Menguak Motif di Balik Tewasnya Pegawai BNN di Bogor
    7 PT RAPP Gelar Buka Bersama Para Stakeholder.
    PT RAPP Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat dan Lingkungan
    8 Sosok Rektor UIR periode 2017-2021
    Prof. Syafrinaldi, Pribadi Bersahaja yang Mengukir Banyak Prestasi
    9 Polantas Berikan E-Tilang
    Puluhan Kendaraan Terjaring Razia
    10 Kampar Siap Dukung Bupati Siak Membangun Riau Lebih Maju
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved