www.tirastimes.com
Rabu, 30 09 2020
 
Husnu dan Fakhrunnas Baca Puisi di RBB Spesial 2020
Masa Depan Penyair Selalu Ada bagi Pencerahan Kemanusiaan
Rabu, 05-02-2020 - 07:02:47 WIB
Suasana fiskusi dan baca puisi
TERKAIT:
 
  • Masa Depan Penyair Selalu Ada bagi Pencerahan Kemanusiaan
  •  

    BATAM-TIRASTIMES: Acara baca puisi dan diskusi sastra bertajuk 'RBN Spesial 2020' di Republik Batam Berpuisi (RBB) di kawasan Sekupang, Batam, Ahad malam (2/2) berlangsung santai tapi khidmat. Dua penyair Riau, Dr. Husnu Abadi dan Ir. Fakhrunnas MA Jabbar, MIKom selain baca puisi juga menjadi pembicara dalam diskusi fengan tema 'Masa Depan Penyair' dengan moderator, penyair Sudirman.

    Tampak hadir di tengah hadirin yang duduk lesehan antara lain Presiden RBB, Tarmizi Rumah Hitam, rohaniwan Romo Pascal, aktivis wisata alam, Netty Herawati dan masih banyak lagi.

    Tarmizi Rumahitam di awal acara menyampaikan acara RBB Spesisl 2020 yang menampilkan penyair Husnu Abadi dan Fakhrunnas MA Jabbar sudah dirancang lama namun baru sekarang dapat diwujudkan.

    ''Bang Husnu dan Bang Fakhrunnas merupakan penyair Riau yang sudah teruji dan punya pengalaman dalam dunia kepenyairan di Indonesia. Oleh sebab itu, kita dapat menimba banyak ilmu dan pengalaman atas penampilan mereka,'' ujar Presiden RBB yang juga pengusaha tanjak ini.

    Husnu Abadi dalam pemaparannya mengatakan masa depan penyair di negeri ini selalu terbuka karena penyair dalam menghasilkan puisi berperan dalam memberikan pencerahan bagi kehidupan dan kemanusiaan.

    Sementara Fakhrunnas menambahkan di era milenial sekarang para penyair bisa berekspresi atau mempublikasikan puisi di media cetak dan media digital. Namun secara ekonomi, tak semua media sekarang yang memberi  honorarium atas pemuatan puisi atau karya sastra lain.

    ''Era sekarang, honorarium dapat diberikan berdasarkan viewer dan  subscriber. Jadi anak-anak milenial dapat memanfaatkan media sosial dan  digital untuk mendapatkan income '' ujar Fakhrunnas.

    Dalam sesi ceramah dan diskusi tersebut dibahas banyak hal terkait perkembangan dan isu perpuisian dan kepenyairan. Di antaranta genre puisi, regenerasi penyair, kredo puisi dan pembaruan dalam dunia perpuisian.

    Pada kesempatan yang sama, Husnu sempat tampil membacakan puisi  bertajuk 'Taj Mahal.' Sedangkan Fakhrunnas membacakan dua puisi yakni 'Kurindu Susu Ibu' dan '9 April, Mslu-malu Aku Ikut Pemilu.'

    Selain itu juga tampil secara bergiliran, Sudirman, Netty Herawati, Romo Pascal, Indra dan Uci. (ns)



     
    Berita Lainnya :
  • Masa Depan Penyair Selalu Ada bagi Pencerahan Kemanusiaan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    TERPOPULER
    1 GenRe Educamp 2019 Upaya BKKBN Hadapi Permasalahan Remaja
    2 Meriahnya Kampung Toga dari Mempura
    3 Ikatan Mahasiswa Siak di Jogja Komit Promosikan Budaya Daerah
    4 Pompong Tenggelam di Rohul, 1 Penumpang Tewas
    5 Gubri jadi Tamu Istimewa di MTQ Ke XVII Kecamatan Tualang
    6 292 CJH Pekanbaru Belum Lunasi BPIH Tahap Pertama
    7 Sudah 147 Usaha di Pekanbaru Urus Izin Restoran dan Rumah Makan Non Muslim
    8 Naik Helikopter, Alfedri Pantau Karhutla di Rawang Air Putih dan Tasik Betung
    9 Silat Serunting 12 Pukau Pengunjung Pawai FPN
    10 Sekda Siak Sebut Bapekam Mesti Paham Tupoksi
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved