www.tirastimes.com
Sabtu, 15 08 2020
 
Tarmizi Rumahitam, 'Tauke' Tanjak Melayu dari Batam: Tanjak untuk Sastra
Rabu, 12-02-2020 - 07:45:19 WIB
Tarmizi, Fakhrunnas san BTB
TERKAIT:
 
  • Tarmizi Rumahitam, 'Tauke' Tanjak Melayu dari Batam: Tanjak untuk Sastra
  •  

    BATAM-TIRASTIMES: Menyebut nama seniman, Tarmizi Rumahitam, orang pasti teringat puisi dan tanjak (ikat kepala khas Melayu. Malang melintang di Batam bertahun-tahun menggeluti dunia kewartawanan, tulis-menulis karya sastra, jadi pengrajin batu akik akhirnya Tarmizi fokus berkreasi dengan industri kerajinan Tanjak Melayu.

    Kini Tarmizi melalui Bengkel Tanjak Rumahitam (BTR) di kawasan Sekupang, Batam, Tarmizi memproduksi beraneka ragam tanjak baik yang tradiaionsl maupun kreasi baru. Tarmizi juga mengajak kerabat, tetangga dan penjahit pakaian secara selektif bekerja secara parsial dengannya.

    Hebstnya, Tarmizi menyiduhkan sebagian penghasilannya untuk kreativitas sastra melaui Sanggar Sastra "Lamankata Rumahitam." Lamankata ini terletak persis di depan bengkel dan tempat tinggalnya bersama keluarga berupa panggung mini.

    Di Panggung Lamankata Rumahitam inj, Tarmizi sudah menampilkan atraksk baca puisu, cerpen, musikalisasi atau monolog sastrawan dan seniman dari berbagai kota di Indonesia. Semua itu dilakukan Tarmizi tanpa pungut bayaran.

    ''Jadi bisnis tanjak inilah yang menopang aktivitas sastra saya bersama kawan-kawan. Hidup saya tak bisa lepas sari sastra. Keluarga saya sudsh faham betul soal ini,'' ujar seniman yang suka memakai tanjak Melayu ini.

    Terakhir, di awal Februari lalu dua sastrawan Riau, Husnu Abadi dan Fakhrunnas MA Jabbar tampil baca puisi dan diskusi bertajuk 'Masa Depan Penyair.' Sebelumnya tanjak BTR ikut dijadikan salah satu souvenir bagi ratusan sastrawan yang mengikuti Festival Sastra Internasional Gunung Bintan (FSIGB) yang digelar oleh sastrawan Datuk Seri Rida K. Liamsi.

    Bisnis tanjak yang terus dikembangkan Tarmizi ternyata telah ikut memasyarakatksn tanjak sebagai salah satu identitas Melayu baik di Kepulauan Riau maupun kawasan serumpun Melayu di dalam maupun di luar negeri.

    ''Saya bangga, sekarang anak-anak usia sekolah mulai menyenangi memakai tanjak. Mereka datang  bersama orangtuanya ke BTB ini untuk membeli tanjak di sini,'' cerita Tarmizi kepada Tirastimes.com di Batam belum lama ini.

    Bisnis  tanjak Melayu yang ditekuni Tarmizi secara pelan tapi terus menggelinding di kawasan Melayu Serumpun, Indonesia, Singapura dan Malaysia. ini dimungkinkan karena BTB sudah membuka outlet mini di DC Mal dan Barelang Mal Batam.

    ''Wisatawan negeri jiran yang datang ke kedua mal, kebanyakan sudah tahu menemukan tanjak Melayu yang kami jual. Mereka juga saling bercerita. Alhamdulillah, ada saja orderan dari Singapura dan Johor memesan tanjak dalam partaj lebih besar. Bahkan pernah ada orderan sampai 100-500 tanjak,'' kata Tarmizi.

    Tarmizi bercerita, sering pula tanjak Melayu yang dibuatnya dipesan oleh suatu lembaga yang kemudian dipakai untuk tokoh terkenal atau pejabat negara di antaranya  Kapolri dan Panglima TNI. Tarmizi pun mengabadikan foto kedua pejabat ini dalam ukuran besar yang dipajang di dinding bengkelnya.

    Berkat ketekunan Tarmizi bersama anggota tim BTB, perlahan tapi pasti, kehidupannya semakin berhasil. Kini dia sudah memiliki mobil Avanza baru yang diperolehnya dengan menjual mobil lama yang dijadikan uang muka. Selanjutnya cicilan bulanannya diperoleh dari bisnis tanjak.

    Omzet penjualan tanjak BTB pernah mencapai kisaran Rp. 50 juta- 100  juta per bulan.

    ''Tapi sejak adanya kasus Virus Corona terutama di Singapura, jumlah orang yang datang ke mal benar-benar anjlok. Jadi jual-belj tanjak juga ikut turun drastis. Semoga situasinya cepat pulih,'' kata Tarmizi. (ns)
     



     
    Berita Lainnya :
  • Tarmizi Rumahitam, 'Tauke' Tanjak Melayu dari Batam: Tanjak untuk Sastra
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 GenRe Educamp 2019 Upaya BKKBN Hadapi Permasalahan Remaja
    2 Meriahnya Kampung Toga dari Mempura
    3 Ikatan Mahasiswa Siak di Jogja Komit Promosikan Budaya Daerah
    4 Pompong Tenggelam di Rohul, 1 Penumpang Tewas
    5 Gubri jadi Tamu Istimewa di MTQ Ke XVII Kecamatan Tualang
    6 292 CJH Pekanbaru Belum Lunasi BPIH Tahap Pertama
    7 Sudah 147 Usaha di Pekanbaru Urus Izin Restoran dan Rumah Makan Non Muslim
    8 Naik Helikopter, Alfedri Pantau Karhutla di Rawang Air Putih dan Tasik Betung
    9 Silat Serunting 12 Pukau Pengunjung Pawai FPN
    10 Sekda Siak Sebut Bapekam Mesti Paham Tupoksi
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved