www.tirastimes.com
Jum'at, 04 Desember 2020
 
Tulisan telah dibaca sebanyak: kali
Fakhrunnas MA Jabbar
Puisi : 1. Nestapa Pagi 2. Sebelum Matahari Pagi Winterpark, Karya Fakhrunnas MA Jabbar
Selasa, 17-11-2020 - 04:51:54 WIB
Fakhrunnas MA Jabbar

TERKAIT:
 
  • Puisi : 1. Nestapa Pagi 2. Sebelum Matahari Pagi Winterpark, Karya Fakhrunnas MA Jabbar
  •  

    PEKANBARU - TIRASTIMES 

    Biodata : Fakhrunnas MA Jabbar
    SPN. Ir Fakhrunnas MA Jabbar. M.I.Kom lahir 18 Januari 1959. Menulis pada lebih seratus media sejak tahun 1975 sampai dengan sekarang berupa cerita anak, esai, kritik, cerpen dan puisi. Buku-buku yang sudah terbit sebanyak 15 buah : 4 Kumpulan puisi tunggal ( Airmata Barjanji, 2005 dan Tanah Airku Melayu, 2007. Airmata Musim Gugur, 2016 dan Airmata Batu, 2017) 4 Kumpulan Cerpen (Jazirah Layeela, 2004 Sebatang Ceri di Serambi, 2006 dan Ongkak, 2010) Lembayung Pagi, 30 Tahun Kemudian, 2017, 3 Biografi (zaini kunin, Sebutir Mutiara dari Lubuk Bendahara, 1993 dan Soeman Hs, Bukan Pencuri Anak Perawan, 1998 dan RZ, Apa Adanya bersama Yusril Ardanis, 2010) serta 5 buku cerita Anak, Menghadiri iven sastra  di 15 negara antara lain : Korsel, Perancis, Belanda, Swiss, Azerbaijan, negara-negara Asia, dan sering memenangkan lomba sayembara karya sastra. 



    Nestapa Pagi

    mari pergi bersama angin yang tersesat pagi ini
    pucat pasi terbalut mimpi
    biarlah langkah
    mengayun kaki tak gairah lagi

    kemana kita bertuju, katamu
    tunggulahwaktu membisikarah
    di sebuah nestapa
    pagi
    tak berbagi 
    lagi

    baku, Azerbaijan, 13 sep 2019


    Sebelum Matahari Pagi
    Winter Park

    sebelum matahari  meninggi
    di winter park
    sapaan  itu sudah ada 
    kita pun   menyusuri tiap lorong
    antara hasrat dan cinta
    jalan panjang heydaraliyev
    membuka diri pagi ini

    burung- burung  bernyanyi
    takhenti
    seperti pesta tersisa dalam mabuk para jelita
    di sudut-sudutkota yang kian lengang dan panjang

    musim gugur segera berhambur
    saat derajat pagi semakin kelu di taman kota
    tak ada tanda apa-apa
    meski daun masih  berjatuhan begitu enggan
    napas-napas ranting  tertahan 
    selalu  bertahan

    Ilahi memberi waktu
    sejengkal saja bagiku
    di winter park 
    sunyi
    sebentar lagi
    berlalu

    winter park, baku, 14 sep 2019







     
    Berita Lainnya :
  • Puisi : 1. Nestapa Pagi 2. Sebelum Matahari Pagi Winterpark, Karya Fakhrunnas MA Jabbar
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pengasuh : Bambang Karyawan, YS, M.Pd
    EDISI 1 : PUCUK KATA (Lembaran Sastra Remaja)
    2 JADAYAT Yusmar Yusuf
    Misanthropos
    3 UMP Riau 2021 tidak Naik, Gubri Syamsuar: Sudah Saya Tanda Tangan
    4 Kearifan Lokal Daerah Kampar Kiri, Gunung Sahilan
    Buku Puisi Kotau Karya Kunni Masrohanti Berisi Nilai Adat dan Kearifan Lokal Melayu Kampar Kiri
    5 Hots News!!!! Gubernur dan Danrem
    Gubernur Riau dan Danrem 031 Wirabima Membaca puisi, Perhatiannya yg besar pada dunia seni budaya.
    6 Munsi III,sastra
    Munsi III Resmi Ditutup Lahirkan Delapan Rekomendasi Sastra
    7 Mulai 1 November, Lakukan Ini Jika BPJS-Mu Tak Mau Dibekukan!
    8 Sederet Fakta Terbaru Mega Merger Bank Syariah BUMN
    9 Jenderal Polisi Terlibat LGBT, Kompolnas Akan Klarifikasi Irwasum Polri
    10 FPK Riau Keluarkan Penyataan Sikap Soal Dinamika UU Ombibus Law
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved