www.tirastimes.com
Jum'at, 04 Desember 2020
 
Tulisan telah dibaca sebanyak: kali
Husnu Abadi
Puisi : 1. Tanjung Uban Kepagian 2. Penyengat 2019, Karya Husnu Abadi
Selasa, 17-11-2020 - 05:28:19 WIB
Husnu Abadi
TERKAIT:
 
  • Puisi : 1. Tanjung Uban Kepagian 2. Penyengat 2019, Karya Husnu Abadi
  •  

    PEKANBARU - TIRASTIMES

    Biodata HUSNU ABADI
    Adalah salah seorang deklarator Hari Puisi Indonesia, yang menyatakan HPI adalah 26 Juli. Pada 2015, menerima penghargaan Yayasan Sagang (ANUGERAH SAGANG)  kategori Seniman/Budayawan Pilihan Sagang. Sebelumnya, 2014, menerima Z. Asikin Kusuma atmadja Award dari Perhimpunan Penulis Buku Hukum Indonesia (ketua Prof. Dr. Erman Raja gukguk S.H.), di  Pascasarjana UI Jln. Salemba, Jakarta.   Pada 2007, menerima penghargaan Seniman Budayawan Pilihan Lingkaran Seni Drama DuaTerbilang (LDT) Universitas Islam Riau.  

    Lautan Zikir (UIR Press 2004), merupakan kumpulan puisi tunggalnya yang ketiga setelah Lautan Kabut ( UIR Press, 1998) dan Lautan Melaka (UIR Press, 2002), Lautan Rinduku, Taj Mahal (2020), sedangkan Di Bawah Matahari, 1981 dan  Matahari Malam Matahari Siang, 1982, ditulisnya bersama Fakhrunnas MA Jabbar. Buku eseisastra:  Ketika Riau, Aku Tak Mungkin Melupakanmu (UIR Press, 2004), serta Leksikon Sastra Riau(UIR Press-BKKI Riau, 2009) bersama M. Badri. Kini masih menjabat Ketua BKKI (Badan Kerjasama Kesenian Indonesia) Provinsi Riau 
    Dilahirkan di Majenang,  1950, dan sejak 1985 menjadi pensyarah pada Fakultas Hukum UIR dengan jabatan akademis terakhir Associated Professor bidang Hukum Tata Negara. Alamat: Jln. Kelapa Gading 20, Kel. Tangkerang Labuai, Pekanbaru-Riau. (E-mail :mhdhusnu@law.uir.ac.id dan  HP 0812 753 7054).




    TANJUNG UBAN KEPAGIAN 

    Kaupun masih merangkak
    Pada pohon-pohon setengah tua
    Pulang menjelang usai
    Tanpa cendera mata
    Sebuah aroma
    Berwarna ungu nan muram
    Tunggulah
    Ada yang menangis di dalam 

    Antara Koto Tinggi dan Bintan
    Ada cinta dan dendam
    Dalam rentang gelombang yang masih terang
    Aroma pagi ini
    Adalah duka beranak luka
    Yang belum berakhir

    Pagi di Tanjung Uban
    Segera hilang dan meredup
    Aku tetap membawa bendera
    Yang selalu kukibarkan
    Selama  ada matahari pagi 

    Tanjung  Uban 
    2019



    PENYENGAT 2019

    Aku  berjalan diatas gelombang dan merapat di dermaga tua. Sepanjang gelombang kudengar seribu gurindam yang dinyanyikan para syuhada. Pelan dan menghanyutkan. Ada suara azan di pagi yang  gelisah. Dimanakah desir laut para khatibin itu. Masih adakah ?

    Peziarah dari segala penjuru merayap kesini. Mencari maruahmu.  Dimanakah engkau sembunyikan? Semuanya benderang karena semuanya  telah diwariskan untuk mu. Jadi  milikmu. Ya milikmu. Wak Atan yang datang kemudian bersenandung. Merenung . Duniapun tak lagi murung.   Karena melihat bulan purnama yang bangkit dari peraduannya. Dari  sebelah timur. 
    Penyengat pun tersenyum.       

    Penyengat
     2019





     
    Berita Lainnya :
  • Puisi : 1. Tanjung Uban Kepagian 2. Penyengat 2019, Karya Husnu Abadi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pengasuh : Bambang Karyawan, YS, M.Pd
    EDISI 1 : PUCUK KATA (Lembaran Sastra Remaja)
    2 JADAYAT Yusmar Yusuf
    Misanthropos
    3 UMP Riau 2021 tidak Naik, Gubri Syamsuar: Sudah Saya Tanda Tangan
    4 Kearifan Lokal Daerah Kampar Kiri, Gunung Sahilan
    Buku Puisi Kotau Karya Kunni Masrohanti Berisi Nilai Adat dan Kearifan Lokal Melayu Kampar Kiri
    5 Hots News!!!! Gubernur dan Danrem
    Gubernur Riau dan Danrem 031 Wirabima Membaca puisi, Perhatiannya yg besar pada dunia seni budaya.
    6 Munsi III,sastra
    Munsi III Resmi Ditutup Lahirkan Delapan Rekomendasi Sastra
    7 Mulai 1 November, Lakukan Ini Jika BPJS-Mu Tak Mau Dibekukan!
    8 Sederet Fakta Terbaru Mega Merger Bank Syariah BUMN
    9 Jenderal Polisi Terlibat LGBT, Kompolnas Akan Klarifikasi Irwasum Polri
    10 FPK Riau Keluarkan Penyataan Sikap Soal Dinamika UU Ombibus Law
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved