www.tirastimes.com
Kamis, 20 Juni 2019
 
Field Trip Di Pulau Mandeh Pessel, Sumbar
Rombongan Mahasiswa Perikanan UIR Tinjau Budidaya Kerapu Berskala Ekspor di Sumbar
Kamis, 25-04-2019 - 10:48:01 WIB

TERKAIT:
 
  • Rombongan Mahasiswa Perikanan UIR Tinjau Budidaya Kerapu Berskala Ekspor di Sumbar
  •  

    PULAU MANDEH-TIRASTIMES: Kegiaran field trip hari terakhir mahasiswa Prodi Budidaya Perairan (BP) Faperta Universitas Islam Riau (UIR) di Sumbar ditandai dengan peninjauan   usaha budidaya ikan kerapu di Pulau Mandeh, Pesisir Selatan (Pessel) Sumbar.

    Rombongan yang berjumlah 48 orang  dipimpin langsung oleh  Ketua Prodi BP, Ir. T. iskandar Johan, M.Si dan diterima langsung oleh Manajer Usaha, Akiat di unit usaha keramba Pulau Mandeh.

    T. Iskandar Johan dalam kata pembukaannya menjelaskan kunjungan para mahasiswa perikanan UIR ini merupakan rangkaian field trip atau praktikum lapangan bidang teknologi  budidaya air payau dan laut.

    ''Kegiatan field trip ini dapat melengkapi teori yang diberikan dalam perkuliahan para mahasiswa di kampus. Oleh sebab itu diharapkan makin kaya akan informasi sebagau bekal keilmuan yang berguna dalam mencari lapangan kerja atau membuka peluang usaha di masa depan mereka,'' kata Iskandar yang  didampingi tiga dosen yakni Ir. Fakhrunnas MA Jabbar. MIKom, M. Hasbi, SPi, MSi dan Hisra Melati, SPi. Field trip ini  berlangsung sejak 22-25 April 2019.

    Sementara Manajer Usaha Keramba, Akiat menjelaskan usaha yang dikelolanya milik pengusaha Adi Lestari yang dinulai sejak tahun 2012. Benih ikan kerapu didapatkan dari balai benih perikanan di Bali dan Jawa. Ada tiga jenis kerapu yang dibudidayakan yakni kerapu cantik, batik dan cantang.

    Menurut Akiat, jumlah keramba yang dikelolanya  mencapai seratus lebih. Namun, tidak semuanya dioperasikan sekali gus karena ada yang harus diperbaiki. Lama pemeliharaan kerapu sejak benih hingga siap panen selama 11 bulan.

    Produksi ikan kerapu yang keseluruhannya diekspor ke Hongkong tersebut, kata Akiat berkisar 1.500-2.000 ton. Sedangkan pakan ikan berups pelet khusus kerapu dan ikan rucah.

    ''Target produksi ikan kerapu kami selalu tercapai. Kami terus berusaha meningkatkan produksinya dari waktu ke waktu,'' ujar Akiat.

    Usai peninjauan budidaya keramba ikan kerapu, rombongan sempat mengunjungi desa Cerocok Terusan untuk makan siang. Dalam perjalanan pulang menuju pangkalan boat Sungai Pisang, Teluk Bungus, rombongan singgah di kawasan cottage Pulau Sirandah menikmati keindahan  pantai, mandi dan snorkling. (ns)



     
    Berita Lainnya :
  • Rombongan Mahasiswa Perikanan UIR Tinjau Budidaya Kerapu Berskala Ekspor di Sumbar
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Meriahnya Kampung Toga dari Mempura
    2 Ikatan Mahasiswa Siak di Jogja Komit Promosikan Budaya Daerah
    3 Pompong Tenggelam di Rohul, 1 Penumpang Tewas
    4 Gubri jadi Tamu Istimewa di MTQ Ke XVII Kecamatan Tualang
    5 292 CJH Pekanbaru Belum Lunasi BPIH Tahap Pertama
    6 Sudah 147 Usaha di Pekanbaru Urus Izin Restoran dan Rumah Makan Non Muslim
    7 Sekda Siak Sebut Bapekam Mesti Paham Tupoksi
    8 Jelang Pemilu Serentak 2019, ASN Harus Netral
    9 Tujuh Kali Raih Predikat WTP, Siak jadi Contoh Bagi SPI-PTN
    10 Wawako Nyoblos Bersama Keluarga
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved