www.tirastimes.com
Selasa, 21 Mei 2019
 
In Memorium Wartawan Senior, H. Mulyadi:
Dia Pergi dengan Semangat Jurnalistik Tak Pernah Padam
Sabtu, 27-05-2017 - 23:23:04 WIB
Alm. H.Mulyadi
TERKAIT:
 
 

PEKANBARU-TIRASTIMES: Masyarakat Riau terutama kalangan pers berduka. Siang tadi, Sabtu (27/1) persis di hari pertama bulan suci ramadhan, H. Mulyadi,  wartawan senior yang setia dengan profesinya hingga di usia 74 tahun  menghembuskan nafas terakhir di RSUD Ariffin Ahmad,Pekanbaru. Almarhum meninggalkan seorang istri, Wan Fauziah dan seorang putra,Muhammad Emile Zola yang akrban dipanggil Jimmy.

Ketua PWI Riau Dheni Kurnia kepada pers menyampaikan belasungkawa yang mendalam. 'Kita kehilangan wartawan terbaik, seorang jurnalis yang tak kenal lelah meski di usia senjanya. Almarhum adalah mentor dan inspirator bagi kami para penerusnya. Semangat jurnalistik almarhum yang tak pernah padam patut kita ikuti,' ujar H.Dheni Kurnia saat melayat di rumah duka, Sabtu malam.

Tampak hadir melayat sejumlah pengurus PWI Provinsi Riau, para wartawan, keluarga dekat almarhum dan karib kerabat dari berbagai tempat. Jenazah almarhum Mulyadi berada di tengah-tengah rumah yang dikelilingi oleh keluarga dekat terutama istrinya, Wan Fauziah.

H.Muljadi lahir di Bandung 18 April 1943. Setamat Fakultas Sastra Prancis, UNPAD, beliau menjadi Wartawan Pikiran Rakyat Bandung. Kemudian, pindah ke Jakarta dan menjadi wartawan Sinar Harapan. Setelah menikah dengan Wan Fauziah, Putri Mantan Walikota Pekanbaru, Wan Abdurrahman, almarhum pindah ke Pekanbaru, menjadi koresponden Sinar Harapan.

Ketika Sinar Harapan dibredel dan lahir Suara Pembaruan, Muljadi bertahan di Suara Pembaruan sampai pensiun tahun 2003. Setelah pensiun, almarhum menjadi koresponden lepas di Suara Pembaruan dan menulis di berbagai media di Riau, Sumbar dan Jakarta hingga akhir hayatnya.

H. Mulyadi merupakan wartawan senior seangkatan Rida K. Liamsi yang setia dengan profesinya. Selama karirnya, rajin melakukan perjalanan jurnalistik baik yang dilakukan sendiri maupun ikut dalam rombongan pejabat mulai Presiden RI hingga Gubernur Riau dan para bupati di Tanah Melayu Riau.

Selain itu, Mulyadi rajin pula menulis buku yang berkaitan dengan bidang jurnalistik atau catatan perjalanan jurnalistiknya di berbagai kota di mancanegara. Sampai tutup usia, H.Muljadi Sudah menulis 5 buah buku.

Amarhum meninggalkan satu anak; Muhammad Emille Zola, dan dua orang cucu. Selama menjadi wartawan, sudah menunaikan rukun haji sebanyak 6 kali dan berkeliling dunia dalam tugas tugas jurnalistik. Antara lain ke wilayah Asia Tenggara, Asia, Eropah dan Amerika. Almarhum juga pernah menyambangi Makam Sjech Yusuf di Afrika Selatan.

Menurut Sekjen PWI Riau, Eka Putra Nazir, jenazah akan dimakamkan di pemakaman umum setelpas shalat zuhur. Selanjutnya, mulai Minggu malam selama tiga hari berturut-turut akan dilakukan takziah di rumah duka untuk membacakan ayat-ayat suci Al Quran sekaligus mendoakan almarhum. (ns)



 
Berita Lainnya :
  • Dia Pergi dengan Semangat Jurnalistik Tak Pernah Padam
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Ikatan Mahasiswa Siak di Jogja Komit Promosikan Budaya Daerah
    2 Meriahnya Kampung Toga dari Mempura
    3 Pompong Tenggelam di Rohul, 1 Penumpang Tewas
    4 Gubri jadi Tamu Istimewa di MTQ Ke XVII Kecamatan Tualang
    5 292 CJH Pekanbaru Belum Lunasi BPIH Tahap Pertama
    6 Sudah 147 Usaha di Pekanbaru Urus Izin Restoran dan Rumah Makan Non Muslim
    7 Sekda Siak Sebut Bapekam Mesti Paham Tupoksi
    8 Jelang Pemilu Serentak 2019, ASN Harus Netral
    9 Tujuh Kali Raih Predikat WTP, Siak jadi Contoh Bagi SPI-PTN
    10 Wawako Nyoblos Bersama Keluarga
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved