www.tirastimes.com
Senin, 24 09 2018
 
Ruas Jalan Ke Tg. Buton Rusak Parah, Pemprov Riau Tak Peduli
Selasa, 09-01-2018 - 17:17:40 WIB

TERKAIT:
 
  • Ruas Jalan Ke Tg. Buton Rusak Parah, Pemprov Riau Tak Peduli
  •  

    SIAK-TIRASTIMES: Kondisi ruas  jalan provinsi menuju Tanjung Buton, Siak kini makin rusak parahkarena sejak lima tahun terakhir tak pernah direhabilitasi. Akibatnya lalu-lintas penumpang dan barang menuju Selatpanjang, Dumai dan Batam sangat terganggu karena selain tidak nyaman juga memerlukan waktu lebih lama satu  sampai satu setengah jam dibanding waktu semestinya.

    Pengamatan langsung Tirastimes.com, Selasa (9/1) menunjulkan sekurang-kurangnya ada lima ruas jalan menuju Buton yang rusak parah. Kondisinya berlubang sangat dalam yang sangat berdebu di waktu musim panas dan berlumpur waktu musim hujan.

    Semua kendaraan roda empat roda dua tampak berjalan sangat lambat agar tidak terperosok ke dalam lubang. Ironisnya tidak ada tanda atau rambu-rambu yang memberi informasi bagi pemgguna jalan . Kondisi ruas jalan paling parah antara kawasan Sungai Apit sampai ke Buton.

    Bahkan, sebuah truk angkutan barang terperosok ke dalam lubang di pinggir jalan yang dapat mengganggu kebdaraan lain yang lewat.

    S. Munthe, pedagang makanan tak jauh dari ruas jalan yang rusak membenarkan bila ruas jalan rusak tersebut sudah lima tahun ini tak pernah diperbaiki. ''Seingat kami, jalan ini dulunya dibangun pada masa Gubernur Riau, Rusli Zainal. Namun sejak masa tugas gubernur lama berakhir hingga gubernur sekarang, ruas jalan rusak ini seolah-olah dibiarkan,'' kata Munthe.

    Mulyadi (bukan nama sebenarnya) pengemudi bus trayek Perawang-Buton kepada Tirastimes.com mengeluhkan kerusakan jalan yang selain memperlambat waktu perjalanan juga mengakibatkan cepat rusaknya  suku cadang mobil.

    ''Penumpang kami juga banyak mengeluh karena merasa tak nyaman di dalam mobil,'' kata Mulyadi lagi.

    Sementara Hanif, pebisnis yang sekali sepekan harus ke Selatpanjang melewati ruas jalan Buton ini, mengeluhkan kenyamanannya saat melewati ruas jalan yang rusak.  Apalagi  dia menggunakan mobil pribadi.

    ''Persoalannya banyak relasi saya dari kalangan investor dan banker menjadi enggan ke Selatpanjang. Padahal kita sangat mengharapkan nilai investasi besar dapat mengalir ke Kepulauan Meranti,'' kata Hanif.

    Ruas jalan provinsi yang  rusak menuju Buton ini terletak di Kabupaten Siak ini semestinya menjadi tanggungjawab Gubernur Riau sekarang. Namun sering masyarakat umum yang tidak mengerti persoalan tanggungjawab urusan jalan ini menumpahkan kekesalannya pada pemerintah Siak yang kini dipimpin Bupati Syamsuar. (ns)




     
    Berita Lainnya :
  • Ruas Jalan Ke Tg. Buton Rusak Parah, Pemprov Riau Tak Peduli
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Dikukuhkan Tak Lama Lagi
    Pengurus ‘Satupena’ Diumumkan, Banyak Tokoh Ternama
    2 Pemko Pekanbaru Usulkan 182 Keluarga Miskin Terima Bantuan Pusat
    3 506 Pegawai Pensiun, Pemprov Riau akan Terima 375 CPNS
    4 Bulan Puasa Semua Aktivitas ASN Berjalan Lancar
    5 Sepuluh Sastrawan ‘Napak Tilas’ Melayu Champa Sepekan di Vietnam
    6 Menguak Motif di Balik Tewasnya Pegawai BNN di Bogor
    7 PT RAPP Gelar Buka Bersama Para Stakeholder.
    PT RAPP Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat dan Lingkungan
    8 Polantas Berikan E-Tilang
    Puluhan Kendaraan Terjaring Razia
    9 Sosok Rektor UIR periode 2017-2021
    Prof. Syafrinaldi, Pribadi Bersahaja yang Mengukir Banyak Prestasi
    10 Kampar Siap Dukung Bupati Siak Membangun Riau Lebih Maju
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved