www.tirastimes.com
Rabu, 23 Mei 2018
 
HUT dan Rakernas Satupena
Keberagaman Harus Terus Disebarluaskan dalam Bentuk Tulisan
Senin, 14-05-2018 - 22:03:48 WIB

TERKAIT:
 
  • Keberagaman Harus Terus Disebarluaskan dalam Bentuk Tulisan
  •  

    JAKARTA,tirastimes - Teror bom yang terjadi di Surabaya menjadi cobaan bagi negara untuk menguji berbagai keberagaman yang ada di tanah air Indonesia. Bagaimana tidak, sudah ada 18 orang yabg tewas dalam insiden tersebut. 

    Kesadaran bahwa Indonesia adalah negara beragam, negara yang kuat karena ditopang berbagai perbedaan, harus terus disuarakan, dan disebarkan lewat tulisan, terutama buku.

    Pernyataan tersebut dikemukakan Ketua umum organisasi penulis “Satupena” Dr. Nasir Tamara, dalam paneli diskusi bertema “Bangga Menjadi Penulis” yang diselenggarakan dalam rangkaian HUT pertama dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Hotel Morrissey, Jakarta Pusat, Senin (14/5/2018).

    Panel diskusi menghadirkan elemen terkait dalam kaitan profesi penulis yakni Deputi I  Bidang Riset, Edukasi, dan Pengembangan Badan Ekonom i Kreatif (Bekraf), Abdur Rohim Boy Berawi, wakil Kominfo, Ferdinandus, wakil Kemenkop UMKM, Bagus Rachman, dan Ketua Pelaksana Harian Gerakan Literasi Nasional, Kemendiknas, Wien Muloian.

    Dalam acara yang dipandu Ramdhan Sirait, hadir penulis kondang yang juga anggota Satupena, Alberthine Endah, pelukis Hardi, penterjemah buku-buku Pramoedya, Max Lane, dan aktivis yang juga wartawan senior Debra Yatim.

    Lebih lanjut Nasir Tamar mengatakan, organisasi yang dipimpinnya kini memiliki anggota sekitar 250 orang tersebar di sejumlah daerah. Jumlah ini melonjak tajam dari awal pembentukan yang hanya sekitar 120 anggota.

    “Satupena bertujuan untuk memperkuat dan meningkatkan kapasitas penulis Inodnesia agar bisa eksis dan berperan daam kancah nasional dan internasional. Selain itu dengan memperkuat kelembagaan organisasi, kita berusaha meningkatkan kesejahteraan penulis. Karenanya kita juga membentuk Koperasi Satupena,” katanya dilansir dari tribun. 

    Sementara Deputi  Bekraf, Abdul Rachim mengungkapkan data bahwa dari 16 sektor ekonomi kreatif, bidang penulisan dan penerbitan termasuk yang memiliki angka di atas rata-rata sektor lain yakni sekitar 15,60 persen.

    “Bidang penerbitan dan penulisan yang menampung  sekitar 664 orang, punya potensi besar untuk berkembang. Karena itu kita terus mendorong dan berusaha menyuburkan ekosisten dunai kreatif, khususnya penulisan dan penerbitan,” kata Abdul Rachim.

    Bekraf memang berperan cukup besar dalam membantu melahirkan organsiasi Satupena dan terus bermitra untuk mengembangkan Satupena dan ekosistem dunia penulisan agar para penulis yang selama ini masih lemah dalam hal pendapatan, bisa lebih maju dan sejahtera.

    Sedangkan Ferdinandus dari Kominfo membeikan apresiasi luar biasa kepada Satupena yang mampu menghimpun ratusan penulis untuk bersatu danmemperkuat kelembagaan organisasi, sebab dunia tulis menulis memang sangat potensial untuk berkembang.

    “Dalam kaitan tugas dan tanggungjawab Kominfo, banyak sekali bidang yang belum ditulis, misalnya soal pengembangan jaringan telekomunikasi, perkembangan starup, dan sebagainya. Ayo kita duduk bersama untuk membahas peluang yang sangat terbuka ini,” ajak Ferdinandus.

    Sedangkan Bagus Rachman dari Kemenkop mengatakan dirinya baru tahu jika para penulis ini memiliki organisasi yang cukup solid meski baru setahun. Bagus juga menyatakan Kementeriannya akan membantu Satupena dalam melancarkan pembentukan Koperasi.

    Selama dua hari sejak Minggu hingga Senin (13-24/5) organisasi Satupena menggelar Rakernas sekaligusmerayakan HUT pertama.  Dalam Rakernas ini dibentuk 5 komisi yang membahas program terkait pengembangan ke depan, mulai dari rencana pembentukan klas menulis, festival penulis, residensi, dan program terkait peningkatan kapasitas dan kesejahteraan penulis.

    Perayaan HUT dan Rakeras pertama Satupena ini ditutup oleh Direktur Hubungan Antar Lembaga Dalam Negeri BEKRAF, Hasan Abud. Dalam sambutan penutupan, Hasan mengajak Satupena untuk terus menjalin kerja sama sinergis baik dengan Bekraf maupun instansi terkait.

    “Kami mendukung upaya dan program Satupena ke depan, demi kemajuan dunia kreatif Indonesia, khususnya bidang penulisan,” katanya. (Yuen) 



     
    Berita Lainnya :
  • Keberagaman Harus Terus Disebarluaskan dalam Bentuk Tulisan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Dikukuhkan Tak Lama Lagi
    Pengurus ‘Satupena’ Diumumkan, Banyak Tokoh Ternama
    2 Bulan Puasa Semua Aktivitas ASN Berjalan Lancar
    3 Sepuluh Sastrawan ‘Napak Tilas’ Melayu Champa Sepekan di Vietnam
    4 Menguak Motif di Balik Tewasnya Pegawai BNN di Bogor
    5 PT RAPP Gelar Buka Bersama Para Stakeholder.
    PT RAPP Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat dan Lingkungan
    6 Kampar Siap Dukung Bupati Siak Membangun Riau Lebih Maju
    7 Polantas Berikan E-Tilang
    Puluhan Kendaraan Terjaring Razia
    8 Mengapa Muslim Rohingya Dibantai Militer Myanmar? Ini Akar Persoalannya.
    9 Sosok Rektor UIR periode 2017-2021
    Prof. Syafrinaldi, Pribadi Bersahaja yang Mengukir Banyak Prestasi
    10 In Memorium Wartawan Senior, H. Mulyadi:
    Dia Pergi dengan Semangat Jurnalistik Tak Pernah Padam
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved