www.tirastimes.com
Selasa, 23 April 2019
 
Bawaslu Minta Platform Medsos Tak Siarkan Iklan Kampanye di Hari Tenang
Sabtu, 13-04-2019 - 16:03:34 WIB
Bawaslu akan meminta platform media sosial untuk tidak menyebar iklan kampanye di masa tenang, Sabtu (13/4).
TERKAIT:
 
  • Bawaslu Minta Platform Medsos Tak Siarkan Iklan Kampanye di Hari Tenang
  •  



    JAKARTA, TIRASTIMES.COM-Bawaslu akan melakukan pengawasan kampanye di media sosial pada masa tenang. Bawaslu memberikan aturan bagi platform untuk tidak menayangkan kampanye.

    "Ada beberapa hal yang kami minta untuk dapat dijadikan perhatian untuk seluruh platform, akan kami keluarkan surat edarannya untuk dapat dipatuhi," kata anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar di kantor Bawaslu, Jl Mh Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4).

    Fritz meminta platform tidak menyebarkan iklan kampanye selama masa tenang, yaitu pada tanggal 14, 15 hingga 16 April 2019. Fritz menyebut, iklan kampanye ini merupakan iklan yang memuat rekam jejak, citra diri hingga menguntungkan salah satu calon.
    "Kami minta seluruh platform, tidak ada atau tidak menyebarkan iklan kampanye dari masa tenang dan hari pemungutan suara. Artinya tidak ada iklan politik selama tanggal 14 , 15, 16 selama hari masa tenang dan pemungutan suara," kata Fritz.

    "Iklan kampanye tersebut adalah iklan yang memuat rekam jejak, citra diri peserta pemilu, atau bentuk lainnya yang mengarah pada kampanye yang menguntungkan atau merugikan peserta pemilu," sambungnya.

    Selain itu, platform juga diminta untuk menurunkan tagar yang menguntungkan salah satu pihak. Ataupun tagar sebagai bentuk dukungan dan ajakan memilih salah satu pihak. "Kemudian kami minta pada platform untuk menurunkan konten organik atau tagar yang memuat rekam jejak, citra diri peserta pemilu atau bentuk lainnya yang mengarah pada kampanye atau menguntungkan atau merugikan peserta pemilu, ajakan atau dukungan kepada peserta pemilu," tuturnya.

    Fritz menyebut nantinya larangan ini akan dimuat dalam surat edaran, yang akan dikirimkan hari ini. Dia meminta platform untuk kerja sama dan mematuhi larangan tersebut. "Kami minta kerja sama platform untuk dapat mematuhi edaran yang akan dikeluarkan oleh Bawaslu dan Kominfo, dalam rangka melakukan pengawasan dalam masa tenang dan pemungutan suara," kata Fritz.

    Pada kesempatan yang sama, Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo Semuel Abrijani Pangarepan mengatakan terdapat sembilan platform yang akan dikirimkan surat edaran. Di antanya Google, Facebook, hingga Youtube.

    "Ada sembilan, Google, Twitter, Facebook, Line, Biggo, Youtube selebihnya macam pokoknya ada sembilan," ujar Samuel, dilansir dari detik.com, Sabtu (13/4). (Nas)



     
    Berita Lainnya :
  • Bawaslu Minta Platform Medsos Tak Siarkan Iklan Kampanye di Hari Tenang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Meriahnya Kampung Toga dari Mempura
    2 Ikatan Mahasiswa Siak di Jogja Komit Promosikan Budaya Daerah
    3 Pompong Tenggelam di Rohul, 1 Penumpang Tewas
    4 Gubri jadi Tamu Istimewa di MTQ Ke XVII Kecamatan Tualang
    5 292 CJH Pekanbaru Belum Lunasi BPIH Tahap Pertama
    6 Jelang Pemilu Serentak 2019, ASN Harus Netral
    7 Tujuh Kali Raih Predikat WTP, Siak jadi Contoh Bagi SPI-PTN
    8 Wawako Nyoblos Bersama Keluarga
    9 Di Daerah Ini, Merokok Sembarangan Bakal Didenda Rp 5 Juta
    10 Bawaslu Temukan Ribuan Surat Suara Rusak
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved