www.tirastimes.com
Kamis, 20 Juni 2019
 
Masih Koma, Seniman Asal Indonesia ini Jadi Korban Penembakan di Selandia Baru
Sabtu, 16-03-2019 - 17:41:45 WIB
Zulfirman Syah
TERKAIT:
 
  • Masih Koma, Seniman Asal Indonesia ini Jadi Korban Penembakan di Selandia Baru
  •  



    CHRISTCURCH, TIRASTIMES.COM-Dalam insiden penembakan Masjid yang menewaskan puluhan orang di Selandia Baru, Jum'at (15/3), 6 orang WNI turut menjadi korban. Diantaranya ialah seniman asal Padang, Sumatera Barat (Sumbar) bernama Zulfirman Syah. Saat itu, Zulfirman Syah salat Jumat di Pusat Islam Linwood di Christchurch, Selandia Baru.

    Hal itu dibenarkan oleh Ismed Sajo, teman dekat Zulfirman Syah. Mereka juga sama-sama tergabung dalam Komunitas Sakato, komunitas seniman Minang di Yogyakarta.

    Dikatakan Ismed, saat ini Zulfirman Syah tengah menjalani perawatan setelah operasi dibagian dada. Sebab, dari informasi yang diterimanya dari istri Zulfirman Syah, ada sejumlah peluru bersarang di dada Zulfirman.
    “Kata istrinya tadi paru-parunya bocor karena beberapa tembakan. Tapi baru selesai operasi. Sekarang masih koma,” sebutnya dilansir dari Tribun Padang, Sabtu (16/3).

    Istri Zulfirman Syah, Alta Marie melalui akun facebook-nya, juga menyampaikan bahwa suami dan anaknya ikut tertembak. Zulfirmansyah tertembak di bagian paru-parunya. Sedangkan anaknya tertembak di kaki bagian belakang.

    Ia menyebut suami dan anaknya masih hidup setelah penembakan di Pusat Islam Linwood di Christchurch, Selandia Baru.

    Alta menerangkan, mereka baru tinggal 2 bulan di Selandia Baru. Paska insiden tersebut anaknya mengalami trauma.

    “Suami saya Zulfirman Syah dan anak keduanya hidup, tapi terluka. Kedua tembakan dalam serangan hari ini di pusat islam linwood di christchurch, Selandia Baru (di mana kami baru saja pindah 2 bulan yang lalu).

    Suami saya, Zul, ditembak di beberapa tempat dan memiliki pembuangan di paru-parunya (dari apa yang saya dengar) meskipun saya belum melihat dia sejak dia telah di operasi.

    Aku baru bertemu dengan anak laki-laki saya, yang memiliki luka tembak di kaki dan belakang.

    Dia trauma, tapi kita semua hidup. Terima kasih atas doa dan pesan-pesan kekhawatiran anda,” tulis istri Zulfirman Syah melalui akun facebook Alta Marie, Jumat siang.

    Diberitakan sebelumnya, Seorang Pria yang diketahui bernama Brenton Tarrant melakukan aksi gila dengan melakukan penembakan brutal terhadap jemaah dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, pada Jumat (15/3). Puluhan orang dilaporkan meninggal dalam kejadian itu. (Ian)



     
    Berita Lainnya :
  • Masih Koma, Seniman Asal Indonesia ini Jadi Korban Penembakan di Selandia Baru
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Meriahnya Kampung Toga dari Mempura
    2 Ikatan Mahasiswa Siak di Jogja Komit Promosikan Budaya Daerah
    3 Pompong Tenggelam di Rohul, 1 Penumpang Tewas
    4 Gubri jadi Tamu Istimewa di MTQ Ke XVII Kecamatan Tualang
    5 292 CJH Pekanbaru Belum Lunasi BPIH Tahap Pertama
    6 Sudah 147 Usaha di Pekanbaru Urus Izin Restoran dan Rumah Makan Non Muslim
    7 Sekda Siak Sebut Bapekam Mesti Paham Tupoksi
    8 Jelang Pemilu Serentak 2019, ASN Harus Netral
    9 Tujuh Kali Raih Predikat WTP, Siak jadi Contoh Bagi SPI-PTN
    10 Wawako Nyoblos Bersama Keluarga
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved