www.tirastimes.com
Jum'at, 21 Februari 2020
 
Tiga Sastrawan Indonesia Kunjungi Novelis Singapura, Anie Din yang Masih Berduka
Rabu, 05-02-2020 - 09:03:15 WIB

TERKAIT:
 
  • Tiga Sastrawan Indonesia Kunjungi Novelis Singapura, Anie Din yang Masih Berduka
  •  

    SINGAPURA-TIRASTIMES: Tiga sastrawan Indonesia masing-masing  Husnu Abadi, Fakhrunnas MA Jabbar (keduanya dari Riau) dan Ariany Isnamurti (Jakarta) menyempatkan diri mengunjungi sekaligus takziah di rumah novelis perempuan Singapura di kawasan Toa Payoh, Singapura.

    Seperti diberitakan, Bunda Anie Din -panggilan akrabnya- pada tanggal 19 Januari lalu kehilangan suaminya, Alm. Junadi Safar yang meninggal dunia.

    Kunjungan ketiga sastrawan berlangsung Sabtu (1/2) setelah  sebelumnya mereka  sama-sama mengikuti acara Santun 79 Kemala di Kuala Lumpur, 29-31 Januari.

    Husnu Abadi mengungkapkan rasa leganya karena bersama kerabatnya dapat bertakziah di rumah duka.

    ''Kunjungan kami setidak-tidaknya dapat mewakili teman-teman sastrawan Indonesia yang mungkin belum punya kesempatan berkunjung. Bunda cukup tegar dan kuat meskipun masih sangat berduka,'' cerita Husnu yang doktor hukum dan menjadi pensyarah di UIR ini.

    Sementara Bunda Anie kepada ketiga sastrawan menceritakan kronologi sakit Abah -panggilan akrab Alm. Jumadi Safar sejak akhir tahun lalu. Cobaan berat bagi Bunda karena sebelumnya dalam waktu beriringan,  Bunda juga mengalami sakit jantung yang harus dioperasi.

    ''Abah ini orangnya sangat ikhlas dan sabar. Beliau selalu mendukung aktivitas sastra Bunda sejak dulu. Iven Temu Sastra Tanah Merah yang sudah dilaksanakan dua kali, sepenuhnya dibiayai oleh Abah tanpa banyak peetimbangan. Sulit mencari tandingan Abah,'' kata Bunda Anie yang cukup populer sebagai novelis perempuan di Negara Singa itu.


    Bunda Anie juga mengisahkan sebenarnya Abah dan Bunda masih punya  rencana untuk menggelar acara di Jakarta bagi 'Anak-anak Bebas Melata' sekaligus Peluncuran Antologi Bebas Melata terbaru. Namun, Bunda bertekad untuk merealisasikan rencana tersebut.

    ''Insyaallah, peluncuran bukj antologi diaejalankan dengan  Buku Kenangan  bersama Abah yang berisi catatan dan kesan ouluhan sastrawan mengenai Abah.'' ucap Bunda.

    Bunda Anie kini tinggal di sebuah flat bersama salah aeorang omputrinya. (ns)





     
    Berita Lainnya :
  • Tiga Sastrawan Indonesia Kunjungi Novelis Singapura, Anie Din yang Masih Berduka
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 GenRe Educamp 2019 Upaya BKKBN Hadapi Permasalahan Remaja
    2 Ikatan Mahasiswa Siak di Jogja Komit Promosikan Budaya Daerah
    3 Meriahnya Kampung Toga dari Mempura
    4 Pompong Tenggelam di Rohul, 1 Penumpang Tewas
    5 Gubri jadi Tamu Istimewa di MTQ Ke XVII Kecamatan Tualang
    6 292 CJH Pekanbaru Belum Lunasi BPIH Tahap Pertama
    7 Sudah 147 Usaha di Pekanbaru Urus Izin Restoran dan Rumah Makan Non Muslim
    8 Naik Helikopter, Alfedri Pantau Karhutla di Rawang Air Putih dan Tasik Betung
    9 Silat Serunting 12 Pukau Pengunjung Pawai FPN
    10 Sekda Siak Sebut Bapekam Mesti Paham Tupoksi
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved