www.tirastimes.com
Rabu, 23 Mei 2018
 
Syamsuar Kunjungi Destinasi Wisata Istana Sayap di Pusat Bermulanya Kehidupan Masyarakat Pelalawan
Senin, 16-04-2018 - 20:06:32 WIB

TERKAIT:
 
  • Syamsuar Kunjungi Destinasi Wisata Istana Sayap di Pusat Bermulanya Kehidupan Masyarakat Pelalawan
  •  

    PELALAWAN,tirastimes - Calon Gubernur Riau, Syamsuar dalam kampanyenya di Kabupaten Pelalawan menyempatkan diri untuk mengunjungi Istana Sayap peninggalan Tengku Sontol Said Ali, Sultan Pelalawan ke 29.


    Istana yang memiliki keterkaitan dengan Istana Siak ini pernah dipimpin oleh Sultan Syarif Hasyim II (1892 - 1930 M) menggantikan Tengku Sontol said Ali yang mangkat bergelar Marhum Mangkat di Balai.


    Kedatangan Calon Gubernur Riau yang juga Bupati Siak ini disambut tari persembahan oleh anak-anak di lingkungan Kerajaan Pelalawan itu. Dalam bangunan replika Istana yang megah itu, Syamsuar juga melihat dokumentasi peninggalan kerajaan Istana Sayap.


    Beliau bahkan terlihat lama berdiri di depan foto mahkota kerajaan Pelalawan dan foto Sultan Syarif Hasyim II yang merupakan ayah dari Sultan Syarif Qasim yang merupakan Sultan Kerajaan Siak. "Tidak jauh beda dengan kerajaan Siak," gumamnya ketika melihat foto mahkota sultan, Senin (16/4/2018).


    Menurut Syamsuar, Istana Sayap salah satu peninggalan kerajaan Pelalawan yang harus dijaga dengan baik karena sejarah Pelalawan ini dimulai dari tepian Sungai Kampar yang kini menjadi Desa Pelalawan, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan.


    Ini juga menjadi salah satu destiansi wisata yang sangat banyak pengunjungnya. Namun infrastruktur jalan menuju Istana Sayap ini ada yang harus diperbaiki, termasuk pekarangan, halaman dan parkiran kendaraan yang sebagian besar masih tanah.


    "Ini perlu dipoles sedikit lagi, istana sayap juga perlu di isi lagi dengan barang-barang peninggalan kerajaan yang masih ada. Agar pengunjung puas datang ke sini," sebut Syamsuar sembari mendengarkan penjelasan Tengku Zulmizan, putra asli Pelalawan .


    Filosofi Istana Sayap


    Dahulu, setiap bangunan dirancang secara cermat, disempurnakan dengan berbagai syimbol dan makna, agar memberikan kenyamanan, kesejahteraan dan manfaat yang besar bagi penghuni dan pemiliknya.


    Acuan ini menyebabkan pembangunan Istana Sayap dirancang dengan berbagai pertimbangan, sehingga wujudlah tiga bangunan.


    Bangunan pertama adalah Bangunan Induk, sedangkan bangunan kedua dan ketiga yang terletak di samping kanan dan kiri bangunan induk dinamakan bangunan “Sayap Kanan” dan “Sayap Kiri”.


    Di dalam budaya Melayu Riau, khasnya di kerajaan Pelalawan, setiap bangunan resmi terdiri dari bangunan Induk dan bangunan lainnya, yang lazim disebut “bangunan anak” atau “Bangunan Sayap”.


    Bila letaknya kearah belakang atau kemuka, dan menyatu dengan bangunan Induk, lazimnya disebut bangunan Anak, (selanjutnya disebut pula Selasar depan, selasar Belakang, Selasar Dalam, Selasar Luar, Selasar Jatuh, Gajah Menyusur dan sebagainya).


    Bila bangunan itu berada agak terpisah dan terletak simitris sebelah kanan dan kiri bangunan Induk, disebut “Sayap”. Lazimnya, bangunan Sayap hanya terdapat pada Istana Raja.


    Di Istana Sayap, bangunan Induk adalah tempat Sultan beserta keluarga dan orang-orang yang bertugas di sana.


    Di bangunan ini pula terdapat ruang Penghadapan (ruang Peterakna), bilik tidur, dan ruangan anjungan yang diisi dengan segala alat dan kelengkapan kerjaaan.


    Menyatu dengan bangunan Induk, disebelah depan terdapat ruang Selasar Dalam dan Selasar Luar untuk tempat menghadap rakyat dan Orang-orang Besar Kerajaan.


    Di bagian belakang bangunan Induk ada ruangan Telo, dan di belakangnya lagi adalah ruangan Penanggah, tempat kegiatan pekerja rumah tangga Istana dan kelengkapan jamuan dan sebagainya. (YUEN)




     
    Berita Lainnya :
  • Syamsuar Kunjungi Destinasi Wisata Istana Sayap di Pusat Bermulanya Kehidupan Masyarakat Pelalawan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Dikukuhkan Tak Lama Lagi
    Pengurus ‘Satupena’ Diumumkan, Banyak Tokoh Ternama
    2 Bulan Puasa Semua Aktivitas ASN Berjalan Lancar
    3 Sepuluh Sastrawan ‘Napak Tilas’ Melayu Champa Sepekan di Vietnam
    4 Menguak Motif di Balik Tewasnya Pegawai BNN di Bogor
    5 PT RAPP Gelar Buka Bersama Para Stakeholder.
    PT RAPP Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat dan Lingkungan
    6 Kampar Siap Dukung Bupati Siak Membangun Riau Lebih Maju
    7 Polantas Berikan E-Tilang
    Puluhan Kendaraan Terjaring Razia
    8 Mengapa Muslim Rohingya Dibantai Militer Myanmar? Ini Akar Persoalannya.
    9 Sosok Rektor UIR periode 2017-2021
    Prof. Syafrinaldi, Pribadi Bersahaja yang Mengukir Banyak Prestasi
    10 In Memorium Wartawan Senior, H. Mulyadi:
    Dia Pergi dengan Semangat Jurnalistik Tak Pernah Padam
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved