www.tirastimes.com
Senin, 21 Januari 2019
 
Syamsuar Diterpa Kabar Hoax, Partai Koalisi Bakal Tempuh Jalur Hukum
Senin, 04-06-2018 - 19:26:27 WIB

TERKAIT:
 
  • Syamsuar Diterpa Kabar Hoax, Partai Koalisi Bakal Tempuh Jalur Hukum
  •  

    PEKANBARU,tirastimes - Saat ini beredar kabar hoax dengan mengatasnamakan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Berita bohong tersebut dinilai menzalimi calon Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi, dan terkait hal ini Parpol Koalisi Riau Bersatu (Karib) dengan tim advokat bakal menempuh jalur hukum. 

    ''Jelas calon Gubernur Riau kita terzalimi dengan berita bohong ini, dan kita minta masyarakat tenang serta jangan mudah percaya dengan berita yang tak jelas ujung pangkalnya itu,'' kata Ketua Harian Parpol Koalisi Riau Bersatu (Karib), Tengku Zulmizan Assegaf. 

    Zulmizan juga menyebutkan, bersama tim advokasi pihaknya sedang mempelajari kabar hoax yang disebarkan secara berantai tersebut, dan terbuka peluang nantinya tim menempuh jalur hukum. 

    ''Kita sedang mempelajarinya dan bisa saja nantinya menempuh jalur hukum,'' ungkap Zulmizan. 

    Siapa yang akan disomasi? Zulmizan menjelaskan, tentunya orang yang membuat berita hoax tersebut dan orang-orang yang menyebarkannya secara berantai. ''Tugas polisi nantinya mengungkap siapa yang membuat berita hoax dan menyebarkannya,'' ujar Zulmizan.

    Dari berbagai media yang kita baca, ucap Zulmizan, ketua KPK Agus Rahardjo membantah 
    bahwa dokumen berlogo KPK berisi 18 nama calon kepala daerah yang disebut terlibat korupsi, bukan berasal dari KPK. 

    Bahkan, Kabiro Humas KPK Febri Diansyah juga menyatakan hal yang sama. Febri menegaskan KPK tidak pernah memproses seseorang sebagai calon kepala daerah, melainkan sebagai individu yang terlibat korupsi.

    "KPK tidak pernah memproses seseorang sebagai calon kepala daerah, hal tersebut sudah kami tegaskan, karena UU mengatur kewenangan KPK memperoses penyelenggara negara," ucap Febri seraya menyebutkan penetapan status tersangka akan diumumkan resmi melalui konferensi pers. 

    ''Dokumen yang beredar luas itu hanya ada kop bertuliskan KPK tanpa ada logo garuda, selain itu dokemun tersebut juga tidak bernomor surat, tidak ada tanggalnya, dan juga tidak ditanda tangani serta tidak ada nama pejabat KPK. Jelas ini hoax,'' ungkap Zulmizan.



     
    Berita Lainnya :
  • Syamsuar Diterpa Kabar Hoax, Partai Koalisi Bakal Tempuh Jalur Hukum
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Di Daerah Ini, Merokok Sembarangan Bakal Didenda Rp 5 Juta
    2 Malam Tahun Baru, Akan Ada Car Free Night di Pekanbaru
    3 APBD Meranti Tahun 2019 Disahkan Rp1.4 Triliun
    4 Jokowi Kunjungi Riau 8 Desember?
    5 Tiga Amal Saleh ini Paling Dicintai Allah
    6 Siap-siap, Besok Daerah-daerah Ini Alami Pemadaman Listrik Bergilir
    7 Harga Bawang Merah di Pekanbaru Meroket
    8 APBD Riau 2019 Disahkan Ro9,185 Triliun
    9 Pembangunan Pasar Sukaramai Sudah 43 Persen
    10 Bos TV Iran Dipecat karena Siarkan Adegan Jackie Chan Sedang Bercinta
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved