www.tirastimes.com
Kamis, 20 Juni 2019
 
Bawaslu Putuskan KPU Langgar Administrasi Penyelenggara Quick Count
Jumat, 17-05-2019 - 11:51:28 WIB

TERKAIT:
 
  • Bawaslu Putuskan KPU Langgar Administrasi Penyelenggara Quick Count
  •  

    TIRASTIMES - Bawaslu memutuskan Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan pelanggaran administratif pemilu terkait lembaga penyelenggara hitung cepat alias quick count. KPU disebut terbukti tidak transparan dalam mengumumkan pendaftaran lembaga survei penyelenggara quick count. 

    "Bawaslu mengambil kesimpulan sebagai berikut. Satu, bahwa KPU tidak melakukan pengumuman secara resmi terkait pendaftaran pelaksanaan kegiatan penghitungan cepat pemilihan umum anggota DPR, DPD, DPRD, serta pemilu presiden dan wakil presiden tahun 2019," ujar anggota majelis, Rahmat Bagja, dalam persidangan di kantor Bawaslu RI, Jakarta Pusat

    Kemudian, KPU dinyatakan terbukti tidak menyampaikan pemberitahuan secara tertulis kepada lembaga survei untuk dimasukkan ke laporan sumber dana dan metodologi. Bawaslu menjelaskan seharusnya laporan tersebut dilakukan 15 hari setelah pengumuman hasil survei. Bawaslu menyatakan hal itu bertentangan dengan ketentuan undang-undang hingga peraturan KPU tentang sosialisasi pemilih atau partisipasi masyarakat. 

    "Tindakan KPU yang tidak menyurati secara resmi ke lembaga penghitungan cepat hasil pemilu untuk memasukkan laporan sumber dana, metodologi yang digunakan paling lambat 15 hari setelah penghitungan cepat hasil pemilu merupakan tindakan yang bertentangan dengan ketentuan Pasal 449 ayat 4 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, Pasal 29 dan 30 ayat 1 PKPU 2018 tentang Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat," jelas Rahmat dilansir dari detik.

    Untuk itu, Bawaslu memutuskan KPU telah melanggar tata cara serta prosedur pendaftaran dan pelaporan lembaga survei. Bawaslu meminta KPU segera mengumumkan lembaga survei yang tidak memasukkan laporan ke KPU.

    "Menyatakan KPU RI terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar tata cara dan prosedur terhadap pendaftaran dan pelaporan lembaga yang melakukan penghitungan cepat. Lalu memerintahkan kepada KPU RI untuk mengumumkan lembaga penghitungan cepat yang tidak memasukkan laporan ke KPU," ujar anggota majelis hakim, Abhan, dalam persidangan. 

    Sebelumnya, laporan itu diajukan oleh Badan Pemenangan Pemilu (BPN) Prabowo-Sandi pada Kamis (3/5). Laporan tersebut teregistrasi dengan Nomor 08/LP/PP/ADM/RI/00.00/V/2019. BPN menilai KPU lambat menangani laporan terkait lembaga survei itu. (Yuen)



     
    Berita Lainnya :
  • Bawaslu Putuskan KPU Langgar Administrasi Penyelenggara Quick Count
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Meriahnya Kampung Toga dari Mempura
    2 Ikatan Mahasiswa Siak di Jogja Komit Promosikan Budaya Daerah
    3 Pompong Tenggelam di Rohul, 1 Penumpang Tewas
    4 Gubri jadi Tamu Istimewa di MTQ Ke XVII Kecamatan Tualang
    5 292 CJH Pekanbaru Belum Lunasi BPIH Tahap Pertama
    6 Sudah 147 Usaha di Pekanbaru Urus Izin Restoran dan Rumah Makan Non Muslim
    7 Sekda Siak Sebut Bapekam Mesti Paham Tupoksi
    8 Jelang Pemilu Serentak 2019, ASN Harus Netral
    9 Tujuh Kali Raih Predikat WTP, Siak jadi Contoh Bagi SPI-PTN
    10 Wawako Nyoblos Bersama Keluarga
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved