www.tirastimes.com
Selasa, 23 Oktober 2018
 
Tomas Harapkan Riau Pesisir Bersatu untuk Menangkan Syamsuar-Edy
Senin, 12-02-2018 - 13:21:55 WIB

TERKAIT:
 
  • Tomas Harapkan Riau Pesisir Bersatu untuk Menangkan Syamsuar-Edy
  •  

    PEKANBARU, TIRASTIMES: Perang dukungan terjadi hampir di seluruh daerah di Provinsi. Banyak issue yang dilemparkan ke publik agar calon yang mereka usung dapat dukungan. Salah satu issue yang berkembang saat ini adalah adanya Gerakan Riau Pesisir Bersatu, yang dilemparkan oleh para pendukung Syamsuar-Edy Natar dari wilayah Riau Pesisir. 

    Pernyataan agar Riau Pesisir harus Bersatu ini telah disampaikan berulangkali oleh beberapa tokoh masyarakat dari Riau Pesisir. Mereka meminta, momen untuk bersatunya kembali Riau Pesisir ini jangan sampai terlepas. 

    Seperti yang disampaikan oleh Ketua Ikatan Keluarga Jawa Riau (IKJR) Kabupaten Meranti, Purwanto, yang begitu menggebu-gebu menyuarakan tekad untuk memenangkan Syamsuar - Edy Natar Nasution dalam pertarungan Pilkada Riau. Memang, kata Purwanto, silsilahnya adalah keturunan Jawa namun dirinya sudah beranak pinak di Kabupaten Meranti sehingga dia merasakan bahwa kampung halamannya ada Meranti yakni wilayah pesisir Riau.

    "Saya ini orang Riau Pesisir, karenanya mari kita bersatu memenangkan Pak Syamsuar sebagai Gubernur Riau. Orang lain saja mendukung apalagi kita," kata Purwanto di hadapan kader NasDem, saat Syamsuar melakukan silaturahmi sepekan lalu yang dikutip dari goriau.com.

    Dari Dumai juga berteriak lantang menyerukan Riau Pesisir untuk memenangkan pasangan Syamsuar-Edy Natar Nasution. Bahkan, Armaidi, Ketua Relawan dan Media Centre Syamsuar-Edy Natar Nasution mengatakan, wajib hukumnya bagi masyarakat Riau Pesisir untuk memilih pasangan ini.

    Bahkan Armaidi mengklaim di Dumai perolehan suara untuk Syamsuar-Edy Natar Nasution mencapai angka 52 persen. Angka ini paling minimal, sedangkan targetnye 60 persen.

    Di Rohil, Syamsul Kama seorang tokoh masyarakat setempat juga segendang dan sepenari bahwa Riau Pesisir harus bersatu untuk memenangkan Syamsuar-Edy Natar Nasution. Dia mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin menggunakan hati murani.

    Jauh hari sebelumnya, memandang Syamsuar, Ketua DPD PAN Bengkalis, Syaukani Alkarim mengatakan, bahwa Bupati Siak ini adalah buah yang ranum yang lahir dari Riau Pesisir. 

    Jadi, sambung Syaukani, sekarang inilah saatnya masyarakat Riau Pesisir bersatu, berikhtiar untuk menggapai tujuan yang mulia membangun Riau lebih baik lagi.

    Bahkan, dikutip dari goriau.com juga,  mantan Gubernur Riau Wan Abu Bakar mengajak masyarakat pesisir untuk bersatu memenangkan Syamsuar di Pilgubri 2018 mendatang. Peluang itu harus cepat direbut agar daerah pesisir mendapat porsi lebih untuk dikembangkan.

    Demikian dipesankan Wan Abu Bakar saat memberikan sambutan disaksikan Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi, Bupati Siak Syamsuar dan kepala desa se Kepulauan Meranti, Kamis (9/11/2017).

    "Kalau tak cepat merebut peluang kedepan ini, kalau Gubri tidak dipimpin orang pesisir, Kepulauan Meranti ini akan karam," kata Wan Abu Bakar.

    Wan Abu Bakar menambahkan, Gubri itu yang terpenting adalah merasa memiliki daerah ini. Untuk itu, masyarakat Kota Sagu dan wilayah pesisir di Riau harus tegas, Gubernur akan datang harus dari pesisir. Kalau tidak, kata Wan Abu Bakar, lebih baik kita harus berpisah saja.

    "Jangan kita dijadikan ladang. Infrastruktur harus cepat dibangun di daerah pesisir untuk merangkai pulau ini. Membangun itu bukan daerah bagian barat saja. Saya merasa memiliki daerah ini, mari berjuang, Daerah Pesisir harus bersatu," ajak Wan Abu Bakar.

    Diakui Wan Abu Bakar lagi, menurut perhitungannya, jika masyarakat pesisir di Riau bersatu, suara ada sekitar 37 persen. Untuk itu, seluruh elemen dari satu daerah ke daerah lain (antar wilayah pesisir) harus meningkatkan koordinasi menjelang Pilgubri. Berkali-kali Wan Abu Bakar berpesan agar masyarakat pesisir bersatu untuk menyongsong Pilgubri 2018.

    Syamsuar, menyampaikan langsung bahwa Ia berharap masyarakat Kepulauan Meranti membantunya di Pilgubri 2018. Kata Syamsuar, Kabupaten Kepulauan Meranti telah mengajarnya menjadi bupati. 2006 silam, Ia pernah kalah Pilbup dan kembali jadi PNS. Setelah itu baru terpilih setelah diamanahkan menjadi Bupati Kepulauan Meranti (persiapan bupati definitif).

    "Berarti tunggu pandai dulu baru jadi bupati. Itu saya dapatkan dari sini. Tak mungkin rasanya saya melupakan daerah ini," ujar Syamsuar.

    Hal paling pertama yang diperhatikan untuk wilayah pesisir kata Syamsuar adalah infrastruktur. Untuk itu, dalam membantu daerah di Riau tidak bisa disamaratakan. Sebab, setiap daerah mempunyai perbedaan tersendiri. 

    "Makanya kami akan turun ke semua daerah. Tidak bisa kabupaten kota dibantu sama rata, harus ada skala prioritasnya. Namun semuanya harus diperhatikan," kata Syamsuar. (yuen) 




     
    Berita Lainnya :
  • Tomas Harapkan Riau Pesisir Bersatu untuk Menangkan Syamsuar-Edy
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Dikukuhkan Tak Lama Lagi
    Pengurus ‘Satupena’ Diumumkan, Banyak Tokoh Ternama
    2 Pemko Pekanbaru Usulkan 182 Keluarga Miskin Terima Bantuan Pusat
    3 Bulan Puasa Semua Aktivitas ASN Berjalan Lancar
    4 506 Pegawai Pensiun, Pemprov Riau akan Terima 375 CPNS
    5 Sepuluh Sastrawan ‘Napak Tilas’ Melayu Champa Sepekan di Vietnam
    6 Menguak Motif di Balik Tewasnya Pegawai BNN di Bogor
    7 PT RAPP Gelar Buka Bersama Para Stakeholder.
    PT RAPP Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat dan Lingkungan
    8 Polantas Berikan E-Tilang
    Puluhan Kendaraan Terjaring Razia
    9 Sosok Rektor UIR periode 2017-2021
    Prof. Syafrinaldi, Pribadi Bersahaja yang Mengukir Banyak Prestasi
    10 Kampar Siap Dukung Bupati Siak Membangun Riau Lebih Maju
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved