www.tirastimes.com
Senin, 23 09 2019
 
Kutuk Keras Kerusuhan Pasca Pilpres, Forkom Aktivis 98 Riau Keluarkan 5 Pernyataan Sikap Terbuka
Sabtu, 25-05-2019 - 07:51:32 WIB

TERKAIT:
 
  • Kutuk Keras Kerusuhan Pasca Pilpres, Forkom Aktivis 98 Riau Keluarkan 5 Pernyataan Sikap Terbuka
  •  

    PEKANBARU,tirastimes - Forum Komunikasi  Aktivis 98 provinsi Riau merespon situasi masional pasca Pilihan Presiden 2019 yang kurang kondusif ditandai dengan adanya gerakan 'People Power' di sejumlah daerah. Khususnya di kawasan ibu kota Jakarta untuk menolak hasil Pemilu 2019 dan menggunakan cara-cara inkonstitusional dengan gerakan massa.

    Menurut Forkom 98 Riau, langkah penolakan hasil perhitungan suara Pilpres pada Senin malam, 20 Mei 2019 kemudian diikuti aksi demonstrasi anarkis di satu pihak merupakan upaya deligitimasi terhadap KPU RI dan pihak lain juga mengabaikan asas rechtsstaat yang dianut oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Sebab sebagai institusi demokrasi penyelenggara Pemilu, KPU RI telah bekerja secara independen berdasarkan Undang-undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. upaya deligitimasi serta terjadinya aksi aksi kekerasan serta penolakan terhadap hasil pemilu.

    Sekjend Forkom Aktivis 98 Riau, Chalid Tualeka, S.IP  mengatakan, pihaknya menyerukan untuk bersama-sama menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan, menghormati hukum dan aturan dalam berbangsa dan bernegara dan melawan segala bentuk provokasi pemecah belah bangsa.

    "Atas nama fakta, hati nurani dan akal sehat, maka kami atas nama Forum Komunikasi Aktivis 98 Riau menyatakan, pertama, mengutuk keras aksi kekerasan dan kerusuhan yg sedang terjadi di Jakarta dan kota - kota lainnya," kata Chalid bersama aktifis 98 Riau lainnya, Jumat (24/5/2019) malam, di ER Coffe Pekanbaru.

    Selanjutnya, Forkom Aktivis 98 Riau menyerukan kepada semua pihak untuk mengutamakan menjaga persatuan dan keutuhan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45.

    "Selanjutnya, kami menyerukan agar semua pihak menghentikan aksi kekerasan dan kerusuhan yang sedang terjadi," tegasnya.

    Pernyataan sikap ke lima adalah, meminta aparat penegakan hukum agar segera menangkap aktor ontelektual di balik aksi kerusuhan 21 - 22 Mei 2019 sekaligus lenyandang dana yang terlibat. 

    "Dan terakhir, dalam nuansa di bulan suci ramadhan, kami menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat Riau, Pemerintah Daerah, Tokoh Politik, Tokoh Agama, Ketua Ormas Untuk bersama guna mendesak elit politik nasional agar menjaga ketentraman, keamanan dan tidak memperkeruh situasi politik nasional dan khususnya menolak segala bentuk kekerasan di Bumi Lancang Kuning," tukasnya. (Yon) 



     
    Berita Lainnya :
  • Kutuk Keras Kerusuhan Pasca Pilpres, Forkom Aktivis 98 Riau Keluarkan 5 Pernyataan Sikap Terbuka
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Ikatan Mahasiswa Siak di Jogja Komit Promosikan Budaya Daerah
    2 Meriahnya Kampung Toga dari Mempura
    3 GenRe Educamp 2019 Upaya BKKBN Hadapi Permasalahan Remaja
    4 Pompong Tenggelam di Rohul, 1 Penumpang Tewas
    5 Gubri jadi Tamu Istimewa di MTQ Ke XVII Kecamatan Tualang
    6 292 CJH Pekanbaru Belum Lunasi BPIH Tahap Pertama
    7 Sudah 147 Usaha di Pekanbaru Urus Izin Restoran dan Rumah Makan Non Muslim
    8 Naik Helikopter, Alfedri Pantau Karhutla di Rawang Air Putih dan Tasik Betung
    9 Sekda Siak Sebut Bapekam Mesti Paham Tupoksi
    10 Silat Serunting 12 Pukau Pengunjung Pawai FPN
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved