www.tirastimes.com
Senin, 21 Januari 2019
 
Lusa Kemenag Tentukan Idul Fitri
Selasa, 12-06-2018 - 14:06:34 WIB

TERKAIT:
 
  • Lusa Kemenag Tentukan Idul Fitri
  •  

    TIRASTIMES - Penentuan jatuhnya 1 Syawal 1439 Hijriyah atau Idul Fitri 2018 bakal digelar pada Kamis (14/6/18) lusa. Keputusan bakal diambil setelah Kementerian Agama (Kemenag) menggelar sidang isbat, di Auditorium Kemenag, Jakarta.


    "Sidang akan dimulai pukul 16.30 WIB, diawali dengan paparan Tim Badan Hisab dan Rukyat Kemenag tentang posisi hilal secara astronomis menjelang awal Syawal 1439 H," kata Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Muhammadiyah Amin, di Jakarta, Senin (11/6/18).


    Amin menyatakan, sidang isbat bakal digelar selepas Salat Magrib. Sebelumnya, mereka akan mendengarkan laporan hasil pengamatan (rukyatul) hilal dari sejumlah lokasi pemantauan.


    "Sebagaimana biasa, sidang isbat berlangsung tertutup. Hasil keputusannya akan disampaikan secara terbuka oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam konferensi pers setelah sidang isbat," ujar Amin.


    Amin mengatakan, sidang isbat akan dihadiri oleh duta besar negara-negara sahabat, Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Perbintangan dari Organisasi Masyarakat Islam, Pejabat Eselon I dan II Kemenag; dan Tim Hisab dan Rukyat Kemenag.


    Menurut Amin, Kemenag akan menggelar pemantauan hilal di 97 titik pemantauan, tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Mereka telah mengirim petugas khusus yang akan berada di bawah kendali kepala kantor wilayah Kemenag dan Ormas setempat, untuk melakukan pemantauan hilal. 


    Sebelumnya, pemerintah menetapkan awal Ramadhan jatuh pada Kamis, 17 Mei 2018, sama dengan yang ditetapkan oleh ormas Muhammadiyah.


    Muhammadiyah menetapkan awal Ramadhan berdasarkan metode hisab atau perhitungan. Sementara pemerintah, selain metode hisab, juga memberlakukan metode rukyatul hilal atau pengamatan hilal langsung. 


    Muhammadiyah juga telah menetapkan 1 Syawal 1439 H jatuh pada 15 Juni 2018. "1 Syawal jatuh pada 15 Juni 2018," demikian pernyataan tertulis Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir dalam surat pengumuman.


    Haedar juga mengatakan, Hari Arafah akan jatuh pada 21 Agustus. Kemudian Idul Adha sehari kemudian. "Demikian maklumat ini disampaikan untuk dilaksanakan," kata Haedar. Menurutnya, metode penghitungan itu diyakini akurat dan bisa diterapkan di manapun. (Yuen)




     
    Berita Lainnya :
  • Lusa Kemenag Tentukan Idul Fitri
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Di Daerah Ini, Merokok Sembarangan Bakal Didenda Rp 5 Juta
    2 Malam Tahun Baru, Akan Ada Car Free Night di Pekanbaru
    3 APBD Meranti Tahun 2019 Disahkan Rp1.4 Triliun
    4 Jokowi Kunjungi Riau 8 Desember?
    5 Tiga Amal Saleh ini Paling Dicintai Allah
    6 Siap-siap, Besok Daerah-daerah Ini Alami Pemadaman Listrik Bergilir
    7 Harga Bawang Merah di Pekanbaru Meroket
    8 APBD Riau 2019 Disahkan Ro9,185 Triliun
    9 Pembangunan Pasar Sukaramai Sudah 43 Persen
    10 Bos TV Iran Dipecat karena Siarkan Adegan Jackie Chan Sedang Bercinta
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved