www.tirastimes.com
Kamis, 20 Juni 2019
 
Oleh: Fakhrunnas MA Jabbar
RAPP dan Kepedulian Terhadap Sejarah Melayu
Senin, 08-10-2018 - 21:03:28 WIB
Fakhrunnas MA Jabbar
TERKAIT:
 
  • RAPP dan Kepedulian Terhadap Sejarah Melayu
  •  

    PT RAPP tidak hanya peduli terhadap lingkungan sosial dan ekonomi masyarakat Riau khususnya yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan bubur kertas terbesar di Asia Tenggara itu. Perusahaan ini juga peduli terhadap sejarah kebudayaan Melayu.

    Bagi RAPP, melestarikan dan menjaga peninggalan sejarah merupakan tanggung jawab semua pihak, baik masyarakat, pemerintah, termasuk perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Riau.

    Dalam mewujudkan tanggung jawab tersebut, RAPP telah menunjukkan komitmennya terhadap peninggalan sejarah di bumi Melayu dengan membantu pemugaran Istana Peraduan (Istana Latifah). Dimana Istana ini merupakan tempat istirahat Sultan dan keluarganya yang dibangun pada masa Sultan Syarif Hasyim.

    Istana ini berada satu lokasi dengan areal Istana Siak di pusat Kota Siak Sri Indrapura Kabupaten Siak. Posisinya sebelah kiri bangunan utama Istana yang jaraknya hanya belasan meter. Dan bangunannya berbentuk rumah yang luasannya sekitar 7 x 7 meter.

    Berdasarkan catatan sejarah, istana ini merupakan peninggalan sejarah yang penting. Sebab, Istana ini bukti sejarah akan tempat sultan beristirahat. Karena dulunya Sultan Syarim Kasim II sebagai raja terakhir, beristirahat di istana peraduan itu. Sedangkan Istana Siak yang terdiri dari dua lantai sebagai bangunan utama, dulunya hanya untuk menerima tamu kerajaan.

    "Supaya masyarakat tahu apa saja peninggalan dari Kerajaan Siak. Kami apresiasi kepada RAPP yang telah mendukung program pemerintah ini," terang Syamsuar saat kegiatan peletakan batu pertama Istana Peraduan, Senin (29/10/2018).

    Kita patut mengapresiasi  kepedulian RAPP tentang keberadaan cagar budaya ini. Sebab kalau sudah selesai, akan dapat menarik perhatian wisatawan yang datang sehingga sejarah sejarah Kerajaan Siak ini akan diketahui banyak orang.

    Kita juga harus mengakui, belum ada perusahaan yang benar-benar peduli dengan situs cagar budaya ini. Oleh karena itu, tak berlebihan rasanya pemerintah daerah kabupaten Siak memberikan apresiasi yang tinggi terhadap RAPP.  Dan kiranya bisa dicontoh oleh perusahaan lain.

    Dan untuk diketahui Istana Siak ini sudah dijadikan kawasan budaya. Kota Siak masuk jaringan kota Pusaka Indonesia.

    Direktur RAPP, Basrie Kamba mengatakan APRIL sebagai salah satu perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Siak turut peduli dalam melestarikan cagar budaya ini dengan membantu memugar Istana Peraduan Sultan Siak. Perencanaan proyek ini dimulai pada Oktober 2018 dengan diawali kegiatan Forum Group Discussion (FGD) yang dipimpin langsung Bupati Siak, Syamsuar.

    Kemudian dilanjutkan studi banding ke Malaysia dan mengunjungi beberapa tempat yang berhubungan dengan Kerajaan Siak. Proyek ini direncanakan Insyaallah akan selesai dalam waktu 8 bulan.

    Dengan selesai nya pemugaran istana peraduan ini, diharapkan akan menarik wisatawan yang berkunjung ke Siak. Tentunya tidak lagi menjadi urusan RAPP. Namun kinerja pemerintah daerah khususnya dinas pariwisata akan diuji.

    Tugas RAPP yang membantu pemugaran merupakan salah satu bentuk kepedulian mereka terhadap lingkungan dan aspek sosial budaya.

    Pemerintah dan masyarakat Siak patut berterima kasih. Dan kiranya kerjasama yang baik ini terus terjalin dengan baik. Tidak hanya di kabupaten Siak tapi juga di tempat lain yang memiliki cagar cagar budaya atau peninggalan sejarah. *
     



     
    Berita Lainnya :
  • RAPP dan Kepedulian Terhadap Sejarah Melayu
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Meriahnya Kampung Toga dari Mempura
    2 Ikatan Mahasiswa Siak di Jogja Komit Promosikan Budaya Daerah
    3 Pompong Tenggelam di Rohul, 1 Penumpang Tewas
    4 Gubri jadi Tamu Istimewa di MTQ Ke XVII Kecamatan Tualang
    5 292 CJH Pekanbaru Belum Lunasi BPIH Tahap Pertama
    6 Sudah 147 Usaha di Pekanbaru Urus Izin Restoran dan Rumah Makan Non Muslim
    7 Sekda Siak Sebut Bapekam Mesti Paham Tupoksi
    8 Jelang Pemilu Serentak 2019, ASN Harus Netral
    9 Tujuh Kali Raih Predikat WTP, Siak jadi Contoh Bagi SPI-PTN
    10 Wawako Nyoblos Bersama Keluarga
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved