www.tirastimes.com
Rabu, 13 Desember 2017
 
Korupsi APBD Pelalawan, Doddy: Yang Pantas Jadi Terdakwa Bupati dan Sekda
Selasa, 28-11-2017 - 11:06:00 WIB

TERKAIT:
 
  • Korupsi APBD Pelalawan, Doddy: Yang Pantas Jadi Terdakwa Bupati dan Sekda
  •  

    PEKANBARU, TIRASTIMES.COM: Kasus korupsi belanja tidak terduga (BTT) atau dana tidak terduga (DTT) APBD Pelalawan tahun 2012 yang mengakibatkan kerugian uang negara sebesar Rp2,6 miliar lebih, dinilai tanggung jawab Bupati dan Sekda.

    "Yang pantas ditetapkan sebagai terdakwa adalah Bupati Pelalawan HM Harris, bukan Lahmudin, Andi Suryadi maupun Kasim," kata Kuasa Hukum Lahmudin, Firdaus Basyir SH MH dan Dody Fernando SH MH kepada Redaksi, Selasa (28/11/2017).

    Berdasarkan disposisi HM Harris selaku Bupati Pelalawan dan Zardewan selaku Seketaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pelalawan dan berdasarkan 12 SK Bupati, lanjut Dody, seyogyanya HM Harris dan Zardewan sebagai terdakwa dalam kasus korupsi BTT atau DTT APBD Pelalawan tahun 2012.

    "Salah satu contoh SK Bupati Pelalawan No: KPTS.900/DPKKD/2012/56a tanggal 18 Januari 2012 tentang pemberian bantuan BTT bulan Januari 2012. SK Bupati Pelalawan No. KPTS.900/DPKKD/2012/100 tanggal 23 Febuari 2012 tentang pemberian bantuan BTT bulan Febuari tahun 2012. Berdasarkan SK tersebutlah Lahmudin SE MSi Kepala Dinas Pengelola Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPKKD) dan Andy Suryadi Kasi Pendapatan sebagai orang yang menjalankan perintah mencairkan dana tersebut berdasarkan SK Bupati, tanpa ada SK Bupati tersebut Lahmudin tidak akan mencairkan uang BTT," terang Dody Fernando.

    Pertanyaannya, lanjut Firdaus Basyir pula, ada apa Kejaksan Tinggi Riau tidak menetapkan HM Harris dan Zardewan sebagai terdakwa. Padahal, mereka berdua orang pertama yang bertanggung jawab dalam kasus korupsi BTT atau DTT yang mengakibatkan kerugiaan negara.

    "Kami simpulkan, dalam kasus ini terlihat bahwa Kejati Riau tebang pilih dalam menegakkan hukum. Kalau begini caranya bagaimana mau berantas korupsi di NKRI ini. Sebagaimana UU RI Nomor 31 Tahun 1999 telah ditambah dan diubah dengan UU RI No 20 Tahun 2001 tentang pemberatasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana," tegasnya.

    Berdasarkan surat Bupati Pelalawan No. 700/ITKAB-TL/KEP/2013/09.b tanggal 01 Juli 2013 yang ditujukan kepada Lahmudin mantan DPKKD Kabupaten Pelalawan menindaklanjuti lapor hasil pemeriksaan BPK anggaran tahun 2012 yang dituangkan dalam LHP BPK RI Riau Nomor 28.C/LHP/XVIII.PEK/06/2013 tanggal 25 Juni 2013 menyatakan meminta para penerima BTT untuk mempertanggungjawabkan kegiatan yang telah dilaksanakan, tetapi belum disertai dengan bukti senilai Rp 2.686.596.150.00.

    "Kami akan segera menyurati Jaksa Anggung Bidang pengawasan dan Jampisus dan juga KPK, terkait dugaan tidak diikutsertakan Bupati Pelalawan HM Harris dan Zardewan Sekda Pelalawan maupun 34 orang lainnya di lingkungan Pemkab Pelalawan yang diduga menerima aliran dana korupsi APBD Pelalawan 2012," pungkas Firdaus Basyir SH MH.

    Editor: Fitriana Setyaningrum



     
    Berita Lainnya :
  • Korupsi APBD Pelalawan, Doddy: Yang Pantas Jadi Terdakwa Bupati dan Sekda
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bulan Puasa Semua Aktivitas ASN Berjalan Lancar
    2 Dikukuhkan Tak Lama Lagi
    Pengurus ‘Satupena’ Diumumkan, Banyak Tokoh Ternama
    3 Kampar Siap Dukung Bupati Siak Membangun Riau Lebih Maju
    4 Menguak Motif di Balik Tewasnya Pegawai BNN di Bogor
    5 PT RAPP Gelar Buka Bersama Para Stakeholder.
    PT RAPP Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat dan Lingkungan
    6 Polantas Berikan E-Tilang
    Puluhan Kendaraan Terjaring Razia
    7 Mengapa Muslim Rohingya Dibantai Militer Myanmar? Ini Akar Persoalannya.
    8 Sepuluh Sastrawan ‘Napak Tilas’ Melayu Champa Sepekan di Vietnam
    9 Sosok Rektor UIR periode 2017-2021
    Prof. Syafrinaldi, Pribadi Bersahaja yang Mengukir Banyak Prestasi
    10 In Memorium Wartawan Senior, H. Mulyadi:
    Dia Pergi dengan Semangat Jurnalistik Tak Pernah Padam
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved