www.tirastimes.com
Selasa, 23 Oktober 2018
 
Ancam Keselamatan Pengendara, 30 Km Jalan Provinsi di Siak Rusak Berat
Minggu, 11-02-2018 - 14:23:58 WIB

TERKAIT:
 
  • Ancam Keselamatan Pengendara, 30 Km Jalan Provinsi di Siak Rusak Berat
  •  

    TIRASTIMES: Lebih kurang sepanjang 30 Km jalan provinsi di wilayah Kabupaten Siak kondisinya cukup parah, kerusakan tersebut sudah mulai terlihat dari wilayah Zamrut, hingga menjelang Pelabuhan Buton bahkan jalan yang sebelumnya sudah aspal, akibat kerusakan itu ruas jalan tersebut menjadi kubangan lumpur dan mengancam keselamatan pengendara.

    Selain mengancam keselamatan pengendara, perjalanan yang sebelumnya antara Perawang Buton bisa ditempuh 1,5 jam atau paling lambat 2 jam. Belakangan karena kerusakan jalan tersebut perjalanan menjadi lebih lambat.

    Warman, warga Tanjung Buton kepada riaubook.com mengungkapkan sangat miris derita masyarakat di sepanjang jalan ruas Buton- Perawang. Terutama di sepanjang 30 Km dari Buton menuju Dayun. Dimana disepanjang jalan tersebut masyarakat terutama sangat tersiksa dengan kondisi jalan yang ada.

    Jika pada musim kering jalan rusak itu akan berubah menjadi debu tebal. Dan saat kendaraan melintas, maka masyarakat hanya mendapatkan debu atau polusi udara.

    Sebaliknya, saat musim penghujan lokasi disepanjang jalan itu justru berubah menjadi kubangan kerbau. Dan paling menyedihkan ruas jalan tersebut kerab dilalui pejabat provinsi dan bupati, bahkan hingga gubernur, tapi kondisi parah tersebut senantiasa belum berubah.

    Kami berharap kiranya pemerintah bisa melihat kesulitan masyarakat saat melintas di ruas jalan tersebut. Sebab ruas jalan Perawang –Buton tidak hanya dilalui oleh masyarakat Siak atau Meranti saja. Namun ruas jalan itu senantiasa dilalui oleh seluruh masyarakat dari berbagai daerah di nusantara.

    Sebab keberadaan Pelabuhan Tanjung Buton menjadi pintu masuk dan keluar menuju wilayah Provinsi Kepri. Akibatnya kesibukan pelabuhan yang sangat strategis itu senantiasa meningkat setiap tahun,sebut Warman.

    Ridho, warga lainnya menambahkan pemerintah provinsi hendaknya memperhatikan kondisi ruas jalan tersebut. Sebab dengan kondisi jalan yang bagus otomatis memperlancar lalulintas. Dan kelancaran lalulintas berujung pada kelancaran ekonomi masyarakat.

    Itu artinya kalau jalan bagus akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sebaliknya jalan rusak akan menyengsarakan masyarakat.

    Masyarakat saat ini juga sudah tahu kalau sepanjang jalan yang ada memiliki anggaran pemeliharaan yang dianggarkan setiap tahun.

    Mestinya dengan adanya lobang yang sedikit, harusnya segera diatasi untuk mengindari kerusakan yang lebih parah dan lebih luas.

    Tidak menunggu jalan itu hancur berantakan baru ada perbaikan. Sebab selama jalan itu hancur luluh, maka selama itulah masyarakat dan pengguna jalan merasa tersiksa dan terancam keselamatannya,"sebut warga ini. (yuen/rb)



     
    Berita Lainnya :
  • Ancam Keselamatan Pengendara, 30 Km Jalan Provinsi di Siak Rusak Berat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Dikukuhkan Tak Lama Lagi
    Pengurus ‘Satupena’ Diumumkan, Banyak Tokoh Ternama
    2 Pemko Pekanbaru Usulkan 182 Keluarga Miskin Terima Bantuan Pusat
    3 Bulan Puasa Semua Aktivitas ASN Berjalan Lancar
    4 506 Pegawai Pensiun, Pemprov Riau akan Terima 375 CPNS
    5 Sepuluh Sastrawan ‘Napak Tilas’ Melayu Champa Sepekan di Vietnam
    6 Menguak Motif di Balik Tewasnya Pegawai BNN di Bogor
    7 PT RAPP Gelar Buka Bersama Para Stakeholder.
    PT RAPP Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat dan Lingkungan
    8 Polantas Berikan E-Tilang
    Puluhan Kendaraan Terjaring Razia
    9 Sosok Rektor UIR periode 2017-2021
    Prof. Syafrinaldi, Pribadi Bersahaja yang Mengukir Banyak Prestasi
    10 Kampar Siap Dukung Bupati Siak Membangun Riau Lebih Maju
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved