www.tirastimes.com
Selasa, 23 April 2019
 
Terjerat Kasus Pungli, Mantan Kepala SMPN 5 Mandau Divonis 4 Tahun Penjara
Rabu, 03-04-2019 - 06:53:52 WIB
TERKAIT:
 
  • Terjerat Kasus Pungli, Mantan Kepala SMPN 5 Mandau Divonis 4 Tahun Penjara
  •  



    MANDAU, TIRASTIMES.COM-Terkait kasus yang menjerat mantan Kepala Sekolah Menengah
    Pertama (SMP) Negeri 5 Mandau, Kabupaten Bengkalis, Rosmawati divonis 4 tahun penjara. Terdakwa Rosmawati terbukti melakukan pungutan liar (Pungli) seragam sekolah terhadap siswanya.


    Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Pekanbaru yang diketuai Dahlia Panjaitan menjerat Rosmawati dengan Pasal 12 huruf jo Pasal 12 b Undang-undang (UU) RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor. "Menyatakan terdakwa Rosmawati bersalah melakukan pungutan liar seragam. Menjatuhkan hukuman penjara selama 4 tahun, dipotong tahanan sementara yang sudah dijalankan," ujar Dahlia, Selasa (2/4) sore.

    Selain penjara, majelis hakim juga menghukum Rosmawati membayar denda Rp200 juta. Denda itu dapat diganti hukuman selama 3 bulan penjara.

    Majelis hakim dalam pertimbangannya menyebutkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung pemerintah dalam memberantas korupsi. Hal meringankan, terdakwa belum pernah dihukum.

    Atas vonis itu, majelis hakim memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. "Atas hukuman itu, silahkan terdakwa, apa menerima atau banding," kata Dahlia.

    Setelah berkoordinasi dengan penasehat hukumnya, Rosmawati, menyatakan banding. Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU), Doli Novaisal, menyatakan pikir-pikir. "Banding yang mulia," kata Rosmawati.

    Sebelumnya, JPU menuntut Rosmawati dengan hukuman 5 tahun penjara. Dia juga didenda Rp200 juta subsider 3 bulan penjara.

    Berdasarkan dakwaan JPU, Rosmawati ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Tim Saber Pungli Polres Bengkalis, Sabtu (28/7/2018) lalu. Polisi mengamankan barang bukti 5 faktur pembayaran pembelian seragam sekolah, serta uang tunai sebesar Rp2.300.000.

    Tindakan Rosmawati berawal pada tahun jajaran baru sekolah. Sebanyak 280 siswa dikenakan biaya pembuatan baju seragam sebesar Rp1.400.000 per siswa. Sebenarnya biaya yang dibebankan hanya Rp700 ribu per siswa. (Hero)



     
    Berita Lainnya :
  • Terjerat Kasus Pungli, Mantan Kepala SMPN 5 Mandau Divonis 4 Tahun Penjara
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Ikatan Mahasiswa Siak di Jogja Komit Promosikan Budaya Daerah
    2 Meriahnya Kampung Toga dari Mempura
    3 Gubri jadi Tamu Istimewa di MTQ Ke XVII Kecamatan Tualang
    4 Pompong Tenggelam di Rohul, 1 Penumpang Tewas
    5 292 CJH Pekanbaru Belum Lunasi BPIH Tahap Pertama
    6 Jelang Pemilu Serentak 2019, ASN Harus Netral
    7 Tujuh Kali Raih Predikat WTP, Siak jadi Contoh Bagi SPI-PTN
    8 Wawako Nyoblos Bersama Keluarga
    9 Di Daerah Ini, Merokok Sembarangan Bakal Didenda Rp 5 Juta
    10 Bawaslu Temukan Ribuan Surat Suara Rusak
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved