www.tirastimes.com
Kamis, 20 Juni 2019
 
Laporan Dugaan Money Politik Ketua DPRD Pekanbaru Besok Diputuskan
Kamis, 04-04-2019 - 15:42:55 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
 
  • Laporan Dugaan Money Politik Ketua DPRD Pekanbaru Besok Diputuskan
  •  



    PEKANBARU, TIRASTIMES.COM-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pekanbaru menerima sejumlah laporan dugaan pelanggaran pemilu oleh Calon Anggota Legislatif (Caleg) petahana di Kota pekanbaru. Salah satunya, laporan masyarakat terkait dugaan money politic yang dialamat kepada Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Sahril.  Pria yang merupakan ketua DPD II Golkar Pekanbaru itu juga tercatat sebagai Caleg untuk DPRD Provinsi Riau Dapil Pekanbaru.

    Ketua Bawaslu Pekanbaru, Indra Khalid Nasution mengatakan, pihaknya sudah memanggil dan mengklarifikasi Syahril. Dalam keterangannya kata Indra, Syahril membantah tuduhan tersebut. "Ya, memang ada laporan yang masuk ke Kita terkait kabar itu. Itu warga yang melaporkan langsung ke kita," ucap Indra, Kamis (4/4).

    Dijelaskan Indra, tudingan dugaan politik uang ini dilaporkan warga Marpoyan Damai saat Sahril menggelar sosialisasi Perda tentang tenaga kerja dan bantuan hukum kepada warga tak mampu.

    Saat sosialisasi digelar, setiap peserta diberikan uang sebesar Rp100 ribu dalam amplop. Pemberian itulah yang membuat warga merasa ada money politic dan melaporkannya ke Bawaslu. Hanya saja, Indra tidak tahu persis berapa banyak masyarakat yang hadir dalam kegiatan itu. "Berapa jumlahnya kita belum tahu persis," ucapnya.

    Usai mendapat laporan itu, Bawaslu langsung melayangkan surat klarifikasi ke Sahril." Beliau sudah memenuhi undangan klarifikasi dan beliau membantah itu. Menurutnya, itu acara resmi DPRD Pekanbaru," terang Indra.

    Indra mengatakan Sahril membantah kegiatannya tersebut sebagai bentuk kampanye, karena pada saat itu hadir sejumlah anggota DPRD lainnya dan unsur perwakilan Dinas Tenaga Kerja. "Semua sudah kita minta klarifikasi dan besok kita putuskan, apakah terbukti atau tidak. Kalau terbukti kita lanjutkan ke pengadilan, kalau tidak kita hentikan,"tukasnya.

    Sementara itu Ketua DPRD Pekanbaru, Syahril, saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu mengatakan apa yang terjadi adalah sebagai upaya lawan politik untuk menjegal dirinya maju lagi sebagai wakil rakyat. "Kita sinyalir ini adalah cara lawan politik untuk menjegal saya," ujar Syahril.

    Menurutnya, tak mungkin dirinya menyelipkan urusan kampanye dalam situasi seperti itu. "Tapi silahkan jika ada yang melapor itu hak mereka selaku warga negara," ucap Syahril. (Erik)



     
    Berita Lainnya :
  • Laporan Dugaan Money Politik Ketua DPRD Pekanbaru Besok Diputuskan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Meriahnya Kampung Toga dari Mempura
    2 Ikatan Mahasiswa Siak di Jogja Komit Promosikan Budaya Daerah
    3 Pompong Tenggelam di Rohul, 1 Penumpang Tewas
    4 Gubri jadi Tamu Istimewa di MTQ Ke XVII Kecamatan Tualang
    5 292 CJH Pekanbaru Belum Lunasi BPIH Tahap Pertama
    6 Sudah 147 Usaha di Pekanbaru Urus Izin Restoran dan Rumah Makan Non Muslim
    7 Sekda Siak Sebut Bapekam Mesti Paham Tupoksi
    8 Jelang Pemilu Serentak 2019, ASN Harus Netral
    9 Tujuh Kali Raih Predikat WTP, Siak jadi Contoh Bagi SPI-PTN
    10 Wawako Nyoblos Bersama Keluarga
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved