www.tirastimes.com
Jum'at, 28 Februari 2020
 
Dijemput dari Sekolah, Siswi SD di Pekanbaru Malah Dicabuli di Toilet SPBU
Rabu, 17-07-2019 - 15:01:55 WIB

TERKAIT:
 
  • Dijemput dari Sekolah, Siswi SD di Pekanbaru Malah Dicabuli di Toilet SPBU
  •  

    PEKANBARU, tirastimes - Pria bejat inisial LG (35) yang juga pengangguran dituduh menculik siswi sekolah dasar (SD) berusia 9 tahun lalu mencabulinya di toilet salah satu SPBU di Pekanbaru.

    LG menjemput korban yang masih duduk di kelas 3 SD ke sekolah dengan menggunakan sepeda motor. Dia mendekati korban dan menawari tumpangan untuk diantarkan pulang.

    Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Awaluddin Syam, mengatakan tersangka tiga kali menjemput korban ke sekolahnya.

    "Awalnya dijemput, diantar pulang lalu diberi uang Rp 2.000," ujar Awaluddin saat ekspos penangkapan tersangka di Mapolresta Pekanbaru, Selasa (16/7/19).

    Pertemuan tersangka dan korban berlanjut di hari kedua. Selanjutnya terbesit niat jahat di hati tersangka dan dia kembali menjemput korban ke sekolah. Korban tak diantar pulang ke rumah tapi dbawa berkeliling dan ke SPBU.

    Mengetahui anaknya tak pulang ke rumah, orang tua korban resah. Orang tua korban lalu memposting berita kehilangan anaknya di media sosial dan melapor ke Polresta Pekanbaru pada 12 Juli 2019.

    "Hasil penyelidikan pada tanggal 11 Juli terpantau di CCTV, pulang sekolah, lewat sepeda motor, anak itu ngomong sebentar lalu pergi. Berdasarkan keterangan tersangka sudah tiga kali dibawa, Senin (8/7/2019), Selasa (9/7/2019) dan Kamis (11/7/2019)," ujar Awaluddin didampingi Kapolsek Payung Sekaki AKP Hidayat Perdana.

    Korban diajak jalan-jalan, makan dan malamnya dicabuli di SPBU. Pada Jumat (12/7/2019) pagi, korban yang masih mengenakan seragam sekolah diantar ke rumah. Ketika itu korban ditinggalkan di pinggir jalan. "Korban diajak sampai malam hanya pada Kamis saja," ucap Awaluddin, dilansir dari cakaplah.

    Polresta bersama Polsek Payung  menangkap tersangka di Jalan Darma Bakti, di daerah  Singunggung, beberapa jam setelah laporan keluarga korban. Tersangka terpaksa dihadiahi timah panas karena berusaha menghalangi penyelidikan kepolisian.

    "Antisipasi melarikan diri, kami terpaksa melakukan tindakan terukur ke kaki kanan tersangka. Saat itu posisi tersangka di atas sepeda motor," tutur Awaluddin.

    Saat ini tersangka ditahan di Mapolresta Pekanbaru untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia diancam dengan Pasal 81 dan 82 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

    "Tersangka kami tahan. Ancaman hukuman terhadap tersangka selama 15 tahun penjara," tegas Awaluddin. (yuen)



     
    Berita Lainnya :
  • Dijemput dari Sekolah, Siswi SD di Pekanbaru Malah Dicabuli di Toilet SPBU
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 GenRe Educamp 2019 Upaya BKKBN Hadapi Permasalahan Remaja
    2 Ikatan Mahasiswa Siak di Jogja Komit Promosikan Budaya Daerah
    3 Meriahnya Kampung Toga dari Mempura
    4 Pompong Tenggelam di Rohul, 1 Penumpang Tewas
    5 Gubri jadi Tamu Istimewa di MTQ Ke XVII Kecamatan Tualang
    6 292 CJH Pekanbaru Belum Lunasi BPIH Tahap Pertama
    7 Sudah 147 Usaha di Pekanbaru Urus Izin Restoran dan Rumah Makan Non Muslim
    8 Naik Helikopter, Alfedri Pantau Karhutla di Rawang Air Putih dan Tasik Betung
    9 Silat Serunting 12 Pukau Pengunjung Pawai FPN
    10 Sekda Siak Sebut Bapekam Mesti Paham Tupoksi
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved