www.tirastimes.com
Rabu, 13 Desember 2017
 
Usai Diperiksa, Dwi Agus Ditahan Kejati Riau Terkait Korupsi RTH
Kamis, 30-11-2017 - 19:15:08 WIB

TERKAIT:
 
  • Usai Diperiksa, Dwi Agus Ditahan Kejati Riau Terkait Korupsi RTH
  •  

    PEKANBARU (WWW.TIRASTIMES.COM)- Penyidik Kejaksaan Tinggi Riau akhirnya menahan mantan Kepala Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air dan Provinsi Riau, Dwi Agus Sumarno, Rabu (29/11/2017).

    Menantu mantan Gubernur Riau Annas Maamun yang ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut ditahan atas kasus dugaan korupsi pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan rumah dinas Walikota Pekanbaru dan Jalan Jenderal Sudirman bekas Taman Hiburan Putri Kaca Mayang.

    Selain Dwi Agus Sumarno, Kejati Riau juga menahan seorang wanita berinisial YZB selaku pihak swasta (Sub kontraktor) yang meminjam perusahaan dari tersangka K selaku Direktut PT Bumi Riau Lestari

    Dwi yang saat ini menjabat sebagai Staff Ahli Gubernur Riau dan YZB ditahan usai menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Riau.

    Usai dicecar pertanyaan, DAS dan YZB selanjutnya diperiksa kesehatannya oleh petugas medis dari RSUD Arifin Achmad.

    "Kondisi DAS dan YZB ini sehat dan layak ditahan. Jadinya, penyidik melakukan penahanan terhadap dirinya," kata Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Riau Sugeng Riyanta.

    Dijelaskan Sugeng, setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, DAS dan YZB akan ditahan untuk 20 hari ke depan di Rumah Tahanan Negara Kelas II A Sialang Bungkuk Pekanbaru.

    "Pertimbangan lain penahan itu adalah karena tindak pidana yang dipersangkakan ancaman hukumannya minimal lima tahun dan maksimal 20 penjara. Dia akan kita tahan di Rumah Tahanan Negara Klas II A Sialang Bungkuk, sampai kita lakukan penuntutan,” tambahnya.

    Sebelumnya, pada Senin (20/11/2017) dalam kasus RTH ini, Kejati Riau juga telah menahan Rinaldi Mugni, selaku konsultan pengawas dari CV Panca Mandiri.

    Rinaldi Mugni, merupakan satu dari 18 tersangka dugaan korupsi ruang terbuka hijau (RTH) di Jalan Ahmad Yani, yang lokasinya tepat didepan rumah dinas Walikota Pekanbaru dan Jalan Jenderal Sudirman bekas Taman Hiburan Putri Kaca Mayang.

    Hingga Rabu (29/11/2017), penyidik Pidsus Kejati Riau telah menahan 3 dari 18 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu, sebanyak 5 tersangka merupakan pihak swasta yakni, K selaku Direktut PT Bumi Riau Lestari, YZB dari pihak sub kontraktor dan RM, RZ
    serta AA sebagai pengawas.

    Sedangkan 13 tersangka lainnya dari pihak aparatur sipil negara (ASN) yakni, DR DAS, selaku Kadis. Z (Kabid) selaku kuasa pengguna anggaran (KPA) dan tersangka HR, Kabid.

    Kemudian dari tim PHO 5 orang yakni, A selaku ketua tim PHO, Ir dan S, anggota PHO serta R dan ET. Selanjutnya 5 tersangka dari tim kelompok kerja yakni, IS selaku ketua Pokja, DIR dan RM serta H,anggota Pokja dan H, selaku Sekretaris Pokja.

    Penetapan sebanyak 18 orang tersangka tersebut kata Sugeng, merupakan jumlah tersangka paling banyak selama dirinya berkarir di Kejaksaan.

    Tim penyidik Pidsus Kejati Riau menemukan indikasi dugaan korupsi pada dua pembangunan RTH di Pekanbaru.

    Kedua proyek itu, adalah pembangunan RTH Kaca Mayang yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya dieks Taman Hiburan Putri Kacang Mayang yang dikerjakan PT Bahana Prima Nusantara selaku kontraktor pelaksana dengan nilai proyek Rp 6.350.479.000,00.

    Lalu RTH dan Tugu Integritas melawan korupsi yang diresmikan oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Raharjo pada akhir tahun 2016 lalu. Berlokasi di bekas Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Jalan Ahmad Yani Pekanbaru ini, dikerjakan oleh PT Bumi Riau Lestari dengan nilai kontrak sebesar Rp 8.021.689.000,00.

    Kedua proyek tersebut dilaksanakan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau dan menelan APBD Riau 2016 kurang lebih senilai Rp14 miliar.

    Hasil uji laboratorium ditemukan adanya pelanggaran. Uji lab itu tidak hanya di lapangan tetapi juga gambar perencanaan.

    Penulis    :    Fitri



     
    Berita Lainnya :
  • Usai Diperiksa, Dwi Agus Ditahan Kejati Riau Terkait Korupsi RTH
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bulan Puasa Semua Aktivitas ASN Berjalan Lancar
    2 Dikukuhkan Tak Lama Lagi
    Pengurus ‘Satupena’ Diumumkan, Banyak Tokoh Ternama
    3 Kampar Siap Dukung Bupati Siak Membangun Riau Lebih Maju
    4 Menguak Motif di Balik Tewasnya Pegawai BNN di Bogor
    5 PT RAPP Gelar Buka Bersama Para Stakeholder.
    PT RAPP Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat dan Lingkungan
    6 Polantas Berikan E-Tilang
    Puluhan Kendaraan Terjaring Razia
    7 Mengapa Muslim Rohingya Dibantai Militer Myanmar? Ini Akar Persoalannya.
    8 Sepuluh Sastrawan ‘Napak Tilas’ Melayu Champa Sepekan di Vietnam
    9 Sosok Rektor UIR periode 2017-2021
    Prof. Syafrinaldi, Pribadi Bersahaja yang Mengukir Banyak Prestasi
    10 In Memorium Wartawan Senior, H. Mulyadi:
    Dia Pergi dengan Semangat Jurnalistik Tak Pernah Padam
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opinion | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2017 www.tirastimes.com | LUGAS, TUNTAS..TAS..TAS, All Rights Reserved