Saatnya Tidak Lagi Bersembunyi: Catatan Shamsi Ali Al-Nuyorki
Sudah terlalu lama komunitas Muslim di Amerika hidup dalam keraguan, bahkan rasa malu…
Membedah Roman Cinta Hamka: Catatan Shafwan Hadi Umry
Roland Barthes termasuk tokoh semiotika paling terkenal setelah Ferdinan de Saussure.…
Dua Sastrawan Riau Bersilaturahim dan Dua Jam Berbincang Lepas dengan Ahmad Tohari, Pengarang…
PURWOKERTO–TIRASTIMES Usai menghadiri iven Dari Negeri Poci pada 23–25 Oktober 2026 di…
Pansus DPRD Riau Bahas Perubahan Perda Pengelolaan Lingkungan Hidup, Perlu Pembentukan Pusat…
PEKANBARU – TIRASTIMES: Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Riau yang membahas…
SMPN 50 Pekanbaru Gelar Literasi Konservasi Bersama Sastrawan Riau, Tanam 50 Pohon
PEKANBARU – SMP Negeri 50 Pekanbaru menggelar kegiatan Literasi Konservasi bekerja sama…
Membaca dan Memahami Puisi Sastri Bakri: Catatan Shafwan Hadi Umry
HIDUP DI BAWAH GARIS
Melalui lorong gelap, ia berjalan sendiri
Beban hidupnya, seperti…
Puisi-puisi sulong a’dzam shuhuf
Jumat di Masjid Raya Parit Bangkong
Di Masjid Raya Parit Bangkong, bersua kita, Hamka…
Sejarah yang Belum Selesai: Catatan Cak AT
Tokyo, menjelang akhir Oktober. Kota itu menyambut ribuan orang yang datang dengan satu…
MoU Bertinta Merah: Cerpen Hendrizon
Musim politik pemilihan kepala daerah hampir saja sudah dapat dipastikan siapa…
Bahasa, Sastra, dan Pancang Persatuan: oleh Suseno
Peristiwa Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 merupakan tonggak monumental dalam sejarah…
Sedekah Ponan: Puisi Uleceny
Menyusuri jalan ke arah timur Sumbawa
tiga desa menyambut musim basah
musim menanam…
MoU Bertinta Merah: Puisi Hendrizon
Ku semai benih dengan bismillah
Berharap jiwa tiada yang terluka
Namun doaku seketika…
Pantai Jetis Purworejo: Puisi Hera
menyaksikan luas lautan
angin berembus
dengan kicauan burung berdendang
dari Desa…
Politik Bahasa dan Undang-undang Bahasa: Catatan Shafwan Hadi Umry
Pengaturan masalah kebahasaan dalam bahasa Indonesia yang kompleks ini perlu kembali…
“Candi Arjuna” Rahim Kabut: Puisi Sekar Hartono
Pagi merangkak
dari rahim kabut.
Di punggung Dieng,
batu-batu menua
tanpa pernah…